Beranda / Polri / Polresta Bandara Soetta Pastikan Keberangkatan Haji dan Umrah di Terminal 2 Aman Kondusif

Polresta Bandara Soetta Pastikan Keberangkatan Haji dan Umrah di Terminal 2 Aman Kondusif

MEMO INDONESIA.COM | TANGERANG

Polresta Bandara Soekarno-Hatta melalui Polsubsektor Terminal 2 menggelar patroli dan pemantauan di area Keberangkatan Internasional Gate 6 khusus Haji dan Umrah, Sabtu (31/10) malam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsubsektor Terminal 2 dengan fokus memberikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada stakeholder dan jemaah.

Kapolsubsektor Terminal 2, Ipda Septian Wahyudi, mengatakan situasi keberangkatan terpantau aman dan landai.

“Secara umum situasi di area Keberangkatan Internasional Gate 6 Terminal 2 aman kondusif. Proses check-in terpantau landai dan temuan jemaah gagal terbang nihil,” ujar Septian.

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan sejumlah langkah untuk memastikan keamanan jemaah haji dan umrah.

“Kami melakukan pendataan terhadap jemaah umrah dan penyelenggara umrah, termasuk PT Handling Umrah. Kami juga berkoordinasi dengan petugas Avsec, sekuriti, petugas airline, dan PT Handling untuk segera melaporkan apabila ditemukan hal yang mencurigakan atau membahayakan keamanan bandara,” kata Septian.

Menurut Septian, sinergitas dengan agen travel menjadi kunci menjaga kondusifitas.

“Kami menjalin sinergitas kepada stakeholder, khususnya agen travel haji dan umrah, agar saling menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Kami juga mengimbau kepada para handling jemaah untuk memperhatikan dan mengawasi jemaah serta barang bawaan jemaah,” ucapnya.

Terkait pesan kamtibmas, Septian mengimbau jemaah dan keluarga pengantar untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau kepada para calon jemaah haji dan umrah agar selalu menjaga dokumen penting seperti paspor, tiket, dan visa, serta tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal. Pastikan barang bawaan tidak dititipkan kepada orang lain dan patuhi aturan keamanan penerbangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agen travel untuk bertanggung jawab penuh terhadap jemaahnya.

“Kepada para penyelenggara travel, kami harap memastikan seluruh dokumen jemaah lengkap dan memberikan pendampingan yang maksimal agar tidak ada jemaah yang tertinggal atau gagal terbang,” kata Septian.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian.

“Jika masyarakat melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, tindak pidana, atau hal mencurigakan di kawasan Bandara Soetta, segera laporkan kepada petugas terdekat atau hubungi Call Center 110 Polri. Layanan ini aktif 24 jam, gratis, dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkas Ipda Septian Wahyudi.

( Humas/Red )

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *