Beranda / Polri / Api Masih Membara di Jalur Pendakian Gunung Raung, TNI-Polri dan Perhutani Bergerak!

Api Masih Membara di Jalur Pendakian Gunung Raung, TNI-Polri dan Perhutani Bergerak!

MEMO INDONESI.COM | BONDOWOSO

Titik api yang masih menyala di jalur pendakian Gunung Raung via Desa Sumberwringin, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, menjadi perhatian serius aparat gabungan. TNI, Polri, Perhutani, dan komunitas ojek Gunung Raung bersinergi melakukan pengecekan serta pemantauan kebakaran hutan di Petak 82A, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.35 WIB tersebut melibatkan Pasiops Kodim 0822/Bondowoso Kapten Arh Nanang Wijayanto, Dansubramil Sumberwringin Peltu Untung Subagyo, Kapolsek Sumberwringin Iptu I Gede Suwitra, serta Asper BKPH Wonosari Wagiyanto bersama jajaran mantri dan mandor Perhutani. Personel Polsek Sumberwringin dan 10 personel BKO Brimob Kompi B Pelopor Bondowoso turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dalam pengecekan di lapangan, petugas mendapati titik api masih menyala meskipun upaya pemadaman secara manual telah dilakukan menggunakan gebyok dan peralatan seadanya. Api dilaporkan masih bertahan pada bagian tonggak kayu, sehingga membutuhkan kewaspadaan dan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah potensi penyebaran kebakaran ke area sekitarnya.

Upaya penanganan menghadapi tantangan medan yang cukup ekstrem. Lokasi titik api berjarak sekitar 15 kilometer dari Posramil Sumberwringin dan hanya dapat dijangkau menggunakan sepeda motor melalui jalur yang sulit dilalui. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjangkau lokasi dan melaksanakan pemadaman secara maksimal.

Selain melakukan pemantauan, aparat gabungan juga memberikan imbauan kepada para pemilik lahan kopi yang bermalam di kawasan tersebut agar membuat ilaran atau sekat bakar sebagai upaya menghambat penjalaran api. Komunitas ojek Gunung Raung juga diminta tetap waspada serta segera melaporkan apabila menemukan titik api baru di sepanjang jalur pendakian.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kawasan sekitar jalur pendakian Gunung Raung via Desa Sumberwringin dan wilayah timur yang diperiksa dilaporkan berada jauh dari sumber mata air. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya penanganan kebakaran, terutama terkait keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.

Sinergi TNI-Polri, Perhutani, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan di kawasan Gunung Raung. Pemantauan berkelanjutan, pelaporan cepat, serta pencegahan melalui pembuatan sekat bakar diharapkan dapat membantu mengendalikan penyebaran api dan menjaga kelestarian kawasan hutan Bondowoso.

(Humas/Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *