MEMO INDONESIA.COM | CIREBON
Lupakan sejenak bayangan tentang auman sirine dan seragam kaku yang identik dengan penegakan hukum. Pagi itu di Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama justru terlihat lebih akrab dengan cangkul dan bibit pohon.
Bersama para pejabat utama, perwira, personel, hingga ASN, Kapolresta memimpin langsung gerakan Green Policing. Bukan sekadar seremoni belasan, aksi ini adalah pernyataan sikap nyata bahwa Polresta Cirebon tidak hanya bertugas menjaga keamanan jiwa dan harta, tetapi juga “menjaga napas” lingkungan tempat masyarakat hidup.
Menanam Harapan, Merawat Bumi
Di bawah terik matahari pagi, semangat gotong royong terasa kental. Ratusan personel tumpah ruah melaksanakan kerja bakti (korve), membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar. Namun, puncak dari kegiatan pagi itu adalah penanaman 30 bibit pohon mangga.
Pilihan pohon mangga bukanlah tanpa alasan. Selain memberikan naungan yang rindang, pohon buah ini memiliki nilai ekonomis dan sosial yang kelak akan langsung bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar.
“Green Policing bukan sekadar foto bersama lalu selesai. Ini adalah tentang membangun kesadaran. Tugas Polri memang menjaga keamanan dan ketertiban, tapi kita juga punya tanggung jawab moral untuk memastikan lingkungan tempat masyarakat tinggal itu sehat, bersih, dan nyaman,” tegas Kombes Pol. Imara Utama di sela-sela kegiatan.
Dari Cirebon hingga ke 27 Polsek
Imara menekankan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kolektif. Langkah kecil seperti memungut sampah atau menanam satu pohon, menurutnya, adalah kontribusi raksasa bagi kelangsungan hidup generasi mendatang. Kepedulian ini, ia berharap, tidak lagi menjadi agenda musiman, melainkan melebur menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari.
Gelombang hijau dari Pasalakan ini pun tak berhenti di sana. Sebagai bentuk komitmen total, Polresta Cirebon menginstruksikan 27 Polsek di jajarannya untuk melaksanakan aksi Green Policing secara serentak.
Langkah ini mengirimkan pesan kuat ke akar rumput: Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom dari ancaman kejahatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam merawat bumi.
Dengan 30 pohon mangga yang kini menancap akarnya di tanah Cirebon, Polresta Cirebon membuktikan bahwa menjaga kamtibmas dan menjaga kelestarian alam bisa berjalan beriringan. Sebuah langkah hijau untuk masa depan yang lebih asri dan berkelanjutan.
(Humas/Red)









