MEMO INDONESIA.COM | TANJAB TIMUR – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Tanjung Jabung Timur menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja HKBP Plabi Resort Tanjung Jabung, Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., didampingi perwakilan Gereja HKBP Plabi, St. B. Turnip. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 45 jemaat yang sedang melaksanakan ibadah, personel Polres Tanjab Timur, serta jajaran kepolisian yang terlibat dalam kegiatan Minggu Kasih.
Turut hadir Kasat Narkoba Polres Tanjab Timur AKP Charles Motara Sitorus, S.H., Kapolsek Geragai IPTU Agung Pribadi Bayu Sukma, S.H., M.H., serta personel lainnya. Sementara itu, khotbah dalam ibadah tersebut disampaikan oleh Bapak Gr. J Sianturi, S.Pd.K.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra menyampaikan apresiasi kepada pihak gereja dan seluruh jemaat yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran Polres Tanjab Timur untuk hadir dan berdialog secara langsung dengan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bagian dari program Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, baik di lingkungan masjid maupun gereja. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian ingin membangun komunikasi yang terbuka sekaligus menyerap aspirasi dan masukan masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Tujuan kegiatan ini sejalan dengan slogan Polri, yaitu polisi bersama masyarakat. Artinya, polisi hadir bersama masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Plabi, Kecamatan Geragai,” ujarnya.
Selain mempererat silaturahmi, Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras (miras), serta praktik perjudian online atau judi online (judol) yang dinilai dapat membawa dampak negatif bagi masyarakat dan keluarga.
Ia mengimbau para jemaat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak sehingga tidak terjerumus dalam aktivitas judi online maupun penyalahgunaan narkoba.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya pengetahuan orang tua mengenai situs dan aplikasi yang berpotensi digunakan untuk berjudi secara online. Dengan demikian, orang tua diharapkan lebih waspada ketika melakukan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam anak-anak mereka.
Menurutnya, penanganan persoalan judi online juga memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk tenaga profesional di bidang teknologi informasi (IT), agar upaya pencegahan dan pemberantasannya dapat dilakukan secara lebih optimal.
Kapolres turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian online, penyalahgunaan narkoba, maupun gangguan kamtibmas lainnya, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Apabila bapak dan ibu mengetahui adanya aktivitas judi online atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, silakan melapor ke Polres atau melalui layanan Polri 110. Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor karena identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian, tokoh agama, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat.
Menutup arahannya, AKBP Ade Candra mengajak seluruh jemaat Gereja HKBP Plabi untuk bersama-sama menjaga kamtibmas serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh jemaat senantiasa diberikan kesehatan, kebaikan, dan perlindungan Tuhan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, perwakilan Gereja HKBP Plabi, St. B. Turnip, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres Tanjab Timur beserta jajaran. Pihak gereja juga menyambut baik pesan dan imbauan yang disampaikan serta menyatakan kesediaannya untuk menerapkan pesan-pesan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Minggu Kasih berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Tanjung Jabung Timur berharap komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat lintas agama semakin erat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
(Humas/Red)









