BONDOWOSO – Tiga putra Alm KHR As’ad Syamsul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Desa Sukorejo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo hadiri deklarasi pasangan Ahmad Dhafir dan Hidayat, Minggu (4/2) di Alun-alun Ki Bagus Asra.

Ketiga putra KHR As’ad Syamsul Arifin  yang merupakan pahlawan Nasional ini adalah, Nyai Makkiyah As’ad , Hj Isya’iyah As’ad, dan KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin.

Ketiganya menyerukan agar masyarakat Bondowoso memilih dan memanangkan pasangan “Sang Pemimpin” dalam Pesta Demokrasi 2018.

Nyai Makkiyah As’ad, di hadapan ribuan masyarakat Bondowoso yang hadir di deklarasi Dhafir-Dayat, menyerukan agar semuanya memilih pasangan yang mendapat julukan “Sang Pemimpin itu. Bahkan Ia pun mengatakan seluruh warga dari pondok pesanten manapun, serta beragama apapun harus memilih Dhafir-Hidayat.

“Buah fir buah pepaya, buah pepaya beli di desa. Bapak Dahfir Bapak Hidayat , Wajib dipilih warga Bendebesa,” ujar Nyai Makkiyah As’ad  saat berpantun dengan bahasa Madura.

Baca Juga : Doa Ribuan Warga Iringi Deklarasi Dhafir-Dayat

Baca Juga : Kiai Kholil As’ad: Ayo Dukung dan Doakan Dhafir-Dayat

Senada disampaikan oleh KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin,yang  menyerukan masyarakat Bondowoso untuk memenangkan Dhafir-Hidayat. Akan tetapi, Ia berpesan tidak boleh melakukan hal negatif seperti mencela, black campaign, maupun menebar kebencian dalam mendukung dan memenangkan pasangan Dhafir-Hidayat.

“Tidak boleh mencela, menghina calon lain. Pokoknya Pak Dhafir dan Hidayat ini harus menang. Tidak boleh mencela, tidak boleh menghina, tapi harus memperjuangkan agar pasangan ini menang,” tegasnya yang diikuti gemuruh tepuk tangan seluruh pemirsa yang hadir.

Pantauan Memo Indonesia, sejak sebelum deklarasi pasangan Dhafir-Dayat, ketiga putra dari KHR As’ad Syamsul Arifin ini telah menyatakan dukungannya kepada pasangan “Sang Pemimpin”.

Bahkan dalam kesempatan berbeda, Hj Isya’iyah As’ad ditemui oleh Memo Indonesia menguraikan dukungan diberikan karena pasangan Dhafir-Dayat dinilai telah memiliki pengalaman yang mapan dalam memimpin Bondowoso. Selain itu, pasangan ini juga telah paham terhadap berbagai potensi serta perkembangan kota Tape ini. Sehingga, mereka lebih mampu untuk memimpin Bondowoso ke depan. (och)