BONDOWOSO– Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 belum dimulai. Namun, sudah begitu banyak spanduk bakal pasangan calon bupati wakil bupati yang beredar atau terpasang di sejumlah sudut kota.

Di Kabupaten Bondowoso, spanduk kampanye sudah beredar di jalan-jalan. Terlihat spanduk dan banner bergambar wajah bapaslon Bondowoso yang berencana maju dalam Pilkada Bondowoso di beberapa titik strategis.

Baliho dan banner calon bupati banyak dipasang dengan melalui bambu dan cara ditali dengan kawat. Dari pantauan, poster dan banner bapaslon yang banyak terpampang merupakan pasangan yang telah mendaftar ke KPU. Yakni, pasangan Ahmad Dhafir – Hidayat dan Salwa – Irwan.

Baca Juga : Naik Becak, Salwa-Irwan Daftar ke KPU

Selamet Jaelani, warga desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, menguraikan, bahwa adanya baliho-baliho ini sebenarnya adalah bagian dari perkenalan. Sehingga, dengan begitu masyarakat bisa mengetahui siapa saja calon-calon yang akan berlaga dan membawa perubahan pada Bondowoso lima tahun ke depan.

“Ya kan nanti jadi tau sapa saja calon-calon bupatinya. Kalau yang sudah saya liat itu di beberapa titik ada gambarnya Dhafir-Dayat sama Salwa Arifin,” jelasnya.

Baca Juga : Dhafir-Dayat Enjoy dan Energik Jalani Tes Fisik

Sementara itu, Ketua Panwaskab Bondowoso, Fricas Abdillah, ditemui Memo Indonesia, menguraikan, bahwa pemasangan spanduk dan baliho bapaslon sejauh ini dinilai tidak melanggar aturan. Penyebabnya, masih belum ada penetapan calon, dan itu dinilai sebagai pemasangan banner biasa .

“Tidak melanggar karena saya anggap itu bukan alat peraga kampanye masih, ya banner biasa, karena kita nggak tau apa mereka bisa ditetapkan atau tidak kan,” jelasnya.

Ada pun tahapan Pilkada kabupaten dan kota, waktunya sama dengan Pilgub Jatim. Tahapan pendaftaran pasangan calon (Paslon) pada 8-10 Januari 2018. Penetapan Paslon pada 12 Februari. Masa kampanye dimulai 15 Februari-23 Juni 2018 dan masa tenang 24-26 Juni. Sementara pemungutan suara pada 27 Juni 2018. (och)