BONDOWOSO – Jalan-jalan santai sembari berinfaq yangi digelar dalam rangka Harlah NU ke 94 berlangsung cukup meriah. Ribuan warga yang datang dari segala penjuru Bondowoso memadati alun-alun sebagai titik finish.

Dalam JJS tersebut, tampak ribuan orang juga kompak menggunakan kaos ‘Jas Hijau’ yang merupakan kependekan dari ‘Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama’.

Nuansa Jas Hijau itu semakin kental terasa saat atlet paramotor dari FASI Paralayang Bondowoso juga memamerkan atraksi terbang sembari membawa parasut bertulis ‘Jas Hijau’. Atraksi atlet paramotor dari FASI Paralayang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta JJS.

Saiful, salah satu peserta dari kecamatan Tlogosari penyampaikan kegembiraannya mengikuti JJS ini. “Saya senang sekali karena hadiahnya menarik, paling tidak saya harus dapat speda motor kalo rejekinya lebih besar saya harap bisa dapat tiket umroh,” harapnya.

Seperti diketahui, ratusan hadiah sudah dipersiapkan. Puluhan sepeda motor, sepeda gunung, kulkas dan hadiah utamanya 1 paket umroh. Besarnya hadiah membuat ribuan orang berbondong-bondong mengikuti JJS yang diinisiasi oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir bersama dengan PCNU Bondowoso ini.

“Satu hal yang pasti. Kegiatan ini menggabungkan sisi fun dan sosial. Semua pendapatan dari penjualan kupon langsung diserahkan kepada anak yatim dan yang membutuhkan lainnya. Panitia tidak sedikit pun mengambil dari hasil penjualan kupon tersebut,” jelas Ahmad Dhafir.

Hingga berita ini diturunkan, ribuan masyarakat masih memadati alun-alun Bondowoso. Pengundian kupon pun mulai dilakukan. Sayup-sayup terdengar lagu Syubhanul Waton mengiringi pembacaan undian oleh panitia. (abr/esb)