Share

BONDOWOSO – Ditabuhnya gong oleh Sekertaris Daerah Bondowozi Hidayat, Sabtu malam (20/5/2017), menandakan acara Ijen Trail Running (ITR) 2017 telah dibuka.

Sejumlah hiburan juga disiapkan untuk menghibur semua pengunjung maupun peserta yang turut hadir dalam acara Seremonial di lapangan Hasanuddin, Kebun Kalisat-Jampit, di Kecamatan Ijen. Salah satu hiburan yang disuguhkan adalah singo ulung.

Dalam konferensi pers, Hidayat menekankan bahwa ITR ini diselenggarakan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sejumlah objek wisata di Kecamatan Ijen. Selain itu, ITR ini juga bisa menjadi ajang promosi pariwisata Bondowoso. Mengingat jumlah negara yang ikut dalan ITR ini terus bertambah dari tahun ke tahun. “Kita menargetkan kunjungan wisata dan promo wisata di Bondowoso bisa meningkat melalui ITR,” katanya.

Upaya untuk terus memperkenalkan keindahan alam Bondowoso, khususnya di kawasan Ijen ini mulai membuahkan berhasil. Seperti disampaikan Pablo Diego, salah seorang peserta asal Spanyol. Dia mengatakan akan kembali datang ke Bondowoso untuk berlibur. Dan tentunya akan mengajak kerabat dan orang yang Dia kenal untuk menikmati wisata Kawah Ijen.

 

Baca Juga : Lari 100 Kilometer di Kawasan Ijen, Berapa Lama Peserta ITR Menempuhnya?

 

Harry Patriantono, Kadisparpora Bondowoso mengatakan, bahwa ITR yang diselenggarakan ini merupakan perpaduan sport, entartainment dan tourism. Sehingga dalam pemilihan rutenya saja, selain mengikuti standart yang ada, pihaknya juga memilih lokasi yang juga bisa menggambarkan keindahan alam wisata di kecamatan Ijen. Sehingga, goalnya untuk mempromosikan wisata bisa terwujud. “Iya memang seperti yang disampaikan Bapak Bupati, kalau event ini perpaduan sport, entertainment, dan tourism,” katanya pada Memo Indonesia.

Untuk informasi, Ijen Trail Running memang baru dibuka pada Sabtu malam. Namun, ITR kategori 100K telah dilaksanakan pada Sabtu pagi jam 04.00. Sementata itu, untuk kategori 70K dilepas pada jam 01.00 dinihari tadi. (och/esb)