Share

BONDOWOSO – Menjadi pemimpin merupakan beban yang berat bagi siapa saja, karena harus bertanggung jawab langsung kepada masyarakat. Terutama dalam memperjuangkan dan mengawal aspirasi yang selalu datang dari masyarakat. Untuk itu, perlunya badan yang sehat agar bisa tumbuh jiwa yang kuat di dalam setiap pribadi pemimpin. Sehingga, aspirasi yang berasal dari masyarakat bisa dikelola dengan pemikiran yang sehat menjadi sebuah kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan.

Berangkat dari hal inilah, Calon Bupati Ahmad Dhafir, rajin menjaga kebugaran dan kesehatannya dengan cara rutin berolahraga sepeda. Aktifitas ini pun sudah dilakukannya bahkan semenjak Ia menjabat sebagai Ketua DPRD selama tiga periode.

Ia sadar betul bahwa mengawal aspirasi dan memimpin masyarakat perlu didukung dengan badan yang sehat. Oleh karena itulah, walau pun dirinya sibuk dengan jadwal kampanye, Ia tetap menyempatkan untuk berolahraga sepeda.

Menariknya, setiap berolahraga sepeda Ia masih menyempatkan berbincang dan menjaring aspirasi masyarakat di setiap lokasi yang Ia lewati dengan sepeda pancalnya. Seperti yang Ia lakukan saat mengayuh sepedanya ke desa Pakuwesi, Kecamatan Curahdami, Kamis (8/3).

Memo Indonesia yang berkesempatan mengikuti aktifitas cabup yang diusung koalisi jumbo ini, menyaksikan langsung bagaimana Ahmad Dhafir berbincang santai dan melebur dengan warga Pakuwesi, tanpa sekat dan pengamanan ketat.

Baca Juga : Blusukan ke Gudang, Cawabup Hidayat Serap Aspirasi

Banyak warga yang tak sungkan menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan, ada yang sampai berkelakar urusan dapur. Tak sedikit juga yang menyampaikan aspirasi tentang infrastruktur jalan, pendidikan, pupuk, serta ada yang meminta agar Mushala di sekitar lingkungan rumahnya diperbaiki.

Ibu Ita, 42, mengaku sangat takjub dengan sifat merakyat dan humorisnya Ahmad Dhafir. Hal inilah yang membuatnya tak sungkan untuk menyampaikan keinginannya akan untuk difasilitasi agar perbaikan jalan di sekitar lingkungan rumahnya bisa segera dilakukan.

“Ketemu terus kalau sudah shalawatan sama Pak Dhafir. Orangnya itu memang bagus, suka bercanda dan mau denger keluh kesahnya masyarakat kecil seperti saya, pokoknya kalau Pak Dhafir itu tidak membeda-bedakan,” jelasnya.

Senada disampaikan oleh Sholeh, 31, warga Pakuwesi yang sehari-hari bekerja mencari rumput. Ia mengatakan Dhafir ini cocok

“Cocok jadi pemimpin, orangnya itu merakyat kalau diajak curhat itu enak. Tidak sombong, suka bercanda juga. Saya tadi minta biar jalan di rumah saya ini segera diaspal,” jelasnya.

Ahmad Dhafir mengatakan, olahraga sekaligus memanfaatkan bertemu dengan masyarakat ini dilakukan sudah sejak lama. Karena selain untuk menjaga kesehatan, dengan ini dirinya bisa langsung mendengar, menampung, memfasilitasi serta menindaklanjuti keinginan masyarakat.

“Sebagaimana biasa saya lakukan mendengar, menampung, menfasilitasi, dan menindaklanjuti keinginan masyarakat,” pungkasnya. (och)