Share

SITUBONDO,  Sebanyak 12 orang pelajar SMKN 2 Painan, Sumatra Barat terlantar di Kabupaten Situbondo. Para remaja jurusan Nautika Kapal Penangkapan Ikan (NKPI) dan jurusan Teknik Kapal Penangkapan Ikan (TKPI) itu ditampung oleh Ketua Masjid Besar Baitul Muttaqin, Jangkar, Situbondo.

Menurut informasi, belasan siswa itu terlantar setelah mengikuti praktek Kerja Lapangan (PKL). Dimana kegiatan tersebut diletakkan di Kabupaten Pati, Kecamatan Juwana, Jawa Tengah.

Keterangan itu disampaikan oleh Ketua PKL SMKN 2 Painan Sumatra Barat, Miko Pratama. Menurut dia, dirinya bersama sejumlah temannya melaksanakan tugas PKL di Kapal Penangkap Ikan Porsen Juana dan Kapal Putra Poelor Wojo yang dinahkodai oleh Sudaeb. Rute penagkapannya dari Juwana Pati, Jawa Tengah hingga Pulau Raas, Sumenep, Jawa Timur.

“Namun kita tidak betah ikut kapal penangkap ikan yang bekerja berat selama 2 bulan itu. Karenanya kami meminta pulang,” ucapnya.

Menurut Miko, masing-masing siswa PKL selama berada di atas kapal hanya diberi upah Rp 50.000 oleh sang nahkoda. “Selain itu, kita dibelikan tiket Kapal Kayu KM Indonesia dari Pelabuhan Raas menuju ke Pelabuhan Jangkar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Miko Pratama menjelaskan, dirinya sampai ke Pelabuhan Jangkar pada Kamis (6/5/2021) lalu.  Tepatnya sekitar pukul 15.00 WIB.

“Begitu tiba di Pelabuhan Jangkar, kami bersama teman-teman lainnya merasa asing dengan daerah Pelabuhan Jangkar. Lalu, kami bersama teman-teman berjalan kaki ke arah selatan dan singgah di Masjid Besar Baitul Muttaqin,” jelasnya.

Tak hanya itu, Miko juga menerangkan, para siswa dalam mengikuti PKL dibekali surat ijin praktek dari sekolah dan surat keterangan hasil Swab antigen.

“Sayangnya surat-surat tersebut tertinggal di Efendi, warga Desa Bojo Mulyo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dia merupakan pengurus PKL siswa,” jelasnya.

Pantauan media ini, hingga Sabtu (8/5/2021), 12 siswa PKL asal Sumatra Barat itu masih belum bisa pulang. Pemerintah daerah meminta mereka menjalani karantina sementara di Gedung Serbaguna Jalan PB Sudirman, Situbondo. Sekaligus menunggu pihak sekolah maupun orang lain yang hendak menjemput pasca masa penyekatan mudik lebaran berakhir.

 

Berikut nama beberapa pelajar SMKN 2 Painan Sumatra Barat yang terlantar di Situbondo:

1. Ketua PKL Miko Pratama (19) warga Dusun Karang Sago, Desa Sado Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

2. Dhan Satriya Wibowo, (17) warga Desa Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

3. Fazil Assidik (17), warga Desa Limau Gadang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

4. Yudi Pratama (17), warga Desa Painan, Kec. IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

5. Muhammad Hidayat (17) warga Desa Koto Tuo, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.

6.Ferdy Snza Hidayat (19) warga Desa Taratak Tengah, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat dan yang lainnya. Mereka saat ini ditampung atau di karantina sementara di Gedung Serbaguna Situbondo.