BONDOWOSO – PPP dan PDIP resmi mendeklarasikan pasangan KH.Salwa Arifin dan Irwan Bachtiar sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilbup 2018. Deklarasi ini ditandai dengan pemasangan selendang berwarna hijau kepada pasangan yang dilakukan oleh KH. Abdul Majid, putra dari KH Maimun Zubair dan KH. Affifudin Muhajir perwakilan dari Ponpes Sukorejo, Situbondo.

Pada saat pemasangan selendang hijau tersebut tampak simpatisan dari pasangan Salwa – Irwan Bachtiar menyaksikan langsung di GOR Pelita Bondowoso, Kamis (4/1).

Dalam sambutannya, KH Affifudin Muhajir mengingatkan, agar siapa pun nantinya yang terpilih bisa membawa Bondowoso menjadi tempat yang makmur, adil, sejahtera, beradab serta religius.

Ia berharap tidak ada lagi kecurangan, kebohongan serta rasa dendam. Utamanya, kepada simpatisan maupun pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati. Karena, selama ini sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pendukung. Seperti mereka yang dulunya tidak mendukung selalu disisihkan, dilecehkan, dimarjinalkan bahkan hak-haknya tidak dipenuhi.

Baca Juga : Muslimat NU Bondowoso Berikrar Mendukung Dhafir-Dayat

“Tidak boleh ada rasa dendam sebagaimana yang biasa dilakukan orang lain. Selama ini bilamana seorang terpilih, maka orang yang dulu tidak mendukung maka disisihkan, dilecehkan, dimarjinalkan bahkan hak-haknya tidak dipenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, putra dari KH. Maimun Zubair yang hadir dalam Istighosah dan Deklarasi pasangan tersebut yakni, KH. Abdul Majid menjelaskan, pasangan Salwa – Irwan Bachtiar merupakan pasangan nasionalis dan keagamaan. Karena  PPP ini azasnya adalah Islam, yang tidak bertentangan dengan kenegaraan, pembangunan, kesejahteraan serta pendidikan.

“Islam ini tidak bertentangan dengan kenegaraan, tidak bertentangan dengan pembangunan, kesejahteraan apalagi pendidikan, yang saya dengar pasangan ini termasuk visi dan misinya pendidikan,” jelasnya. (och)