Share

SURABAYA – Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) di Jawa Timur harus berkomitmen bersama untuk tetap satu komando tegak lurus dengan  turunnya rekomendasi bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas di Pemilihan Gubenur (Pilgub) Jatim ini. Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI P Jawa Timur Kusnadi, tadi siang.

Kusnadi mengatakan untuk seluruh kader mulai tingkat anak ranting hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan DPD se Jawa Timur wajib mengikuti dan melaksanakan keputusan partai.

“Seluruh kader PDIP Jawa Timur tak terkecuali harus tunduk dan patuh pada hasil keputusan partai. Saya tegaskan kembali, seluruh kader PDIP Jawa Timur harus tegak lurus pada keputusan partai,” katanya.

Diungkapkannya, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi jika ada kader PDI P yang mbalelo dan menjadi kandidat cagub atau cawagub dari partai lain.

“Sanksinya jelas dan tegas. Tidak ada ampun untuk itu,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Ibu Nyai se Jatim Dukung Gus Ipul

 

Menurut rencana, dia menambahkan untuk deklarasi pasangan ini akan dilakukan di Surabaya. “Insya allah, deklarasi pasangan Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas akan dilakukan bertepatan dengan Hari Santri pada Minggu, 22 Oktober 2017,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas yang diusung koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan telah mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 15 Oktober 2017 lalu.

Sementara itu, Khofifah Indarparawansa, yang diprediksi akan menjadi rival Gus Ipul-Anas, saat ini terus membangun kekuatan. Khofifah akan mundur dari Kabinet Kerja Jokowi-JK, setelah kekuatan partai koalisi pendukung Ketua umum Muslimat NU terbangun. Khofifah mengklaim ulama, kiai dan pimpinan pondok pesantren di Jawa Timur, berada di belakangnya. (sga)