Share

BONDOWOSO – Festival Muharam 2017 mengangkat tema “Menggali Potensi Menggelar Prestasi”. Begitu banyak kompetisi yang diselenggarakan di Fesmuh 2017, untuk menggali potensi putra – putri daerah. Pemenang-pemenang dari setiap kompetisi menjadi penyaji berbagai hiburan di malam penutupan Fesmuh 2017 yang dipusatkan di Alun-alun Ki Bagus Asra, Selasa (3/10) malam.

Salah satunya Juara Pawai Lampion 2017, SMP Negeri 1 Grujugan. Masih dengan tema Amazing Blue Fire, anak-anak dengan pakaian bermotif warna biru menari berlenggak lenggok dengan lampion menyerupai “api biru”. Tak pelak hal ini menarik perhatian ribuan masyaarakat Bondowoso yang telah berkumpul sejak pukul 18.00 WIB. Riuh rendah tepuk tangan penonton pun memuncak.

 

Baca Juga : Resmi Ditutup, Fesmuh Sukses Jadi Panggung Kreatifitas Masyarakat

 

Sebelum itu juga tampil, Raja dan Ratu dari lomba Pop Song Remaja 2017, Dafa Baskara dan Kirana Larasati. Dengan pakaian senada berwarna merah, mereka membawakan lagu berjudul “Dari Mata” yang dipopulerkan oleh Jazz. Penonton yang hadir pun banyak yang bersenandung, mengikuti bait demi bait lirik lagu tersebut.

Selain itu juga tampil dalam peragaan busana batik, para Juara Festival Hijab 2017, dari berbagai kategori. Batik dengan motif daun singkong, dan kopi dipertontonkan oleh model yang berlenggak lenggok dengan penuh percaya diri.

Dalam malam penutupan Festival Muharrom 2017, Bupati Amin Said Husni juga memberikan trophy untuk setiap juara dalam setiap kompetisi yang sudah diselenggarakan. (och)