BONDOWOSO – Komisi Pemilihan Umum Bondowoso kembali mempertemukan kedua pasangan calon dalam debat publik kedua dengan tema “Ekonomi dan Pembangunan”. Debat publik kali ini dilaksanakan di Aula Hotel Ijen View, Sabtu malam (19/5).

Dalam debat publik yang disiarkan langsung JTV Bondowoso ini, diawali dengan penyampaian visi dan misi masing-masing paslon dengan durasi lima menit.

Paslon nomor urut satu, menyampaikan visinya melalui, Cabup Salwa Arifin. Menurutnya, pasangan Sabar akan membangun Kemandirian ekonomi dalam empat prinsip. Di antaranya yakni kemandirian petani, UKM, investasi, dan memasukkan Bondowoso dalam peta regional.

Baca Juga : Debat Pilkada Bondowoso: Irwan Sering Berbisik Pada Salwa

Adapun visi dan misi paslon nomor urut dua melalui Calon Bupati Ahmad Dhafir menguraikan bahwa dengan visi Beriman Berdaya dan Bermartabat, pihaknya akan berdaya secara ekonomi. Yakni dengan mengasuransikan seluruh tanaman hasil pertanian. Artinya, kesejahteraan petani menjadi terjamin manakala terjadi kerusakan atau gagal panen hasil pertanian sudah dicover melalui asuransi. Kemudian diikuti pula dengan, peningkatan inovasi pertanian dengan keberadaan Universitas Jember Kampus Bondowoso dan Akom Polije Bondowoso.

“Termasuk memperluas lahan pertanian,” terangnya.

Pantauan di lapangan, dalam penyampaian visi dan misi ini tampak pasangan nomer urut dua terlihat lebih siap. Melalui cabup Ahmad Dhafir, tanpa melihat “catatan” melalui  penyampaian visi dan misi sangat tegas dan lugas, dan tidak melampaui waktu yang diberikan.  Berbeda, dengan Paslon satu, yang diwakilkan oleh Cabup Salwa  Arifin, justru banyak melihat catatan yang ia taruh di meja microphone. Akibatnya, durasi yang diberikan berbunyi sebelum akhirnya ia selesai menyampaikan visi dan misinya.(och)