Share

BONDOWOSO – Ketegasan dukungan keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah Sya’ifiyah, Sukorejo, Situbondo terhadap pasangan Ahmad Dhafir dan Hidayat, diperkuat kembali oleh Hj. Sya’diyah As’ad binti KH. As’ad Syamsul Arifin, Jum’at (19/1).

Ia ditemui oleh Memo Indonesia menguraikan dukungan diberikan karena pasangan Dhafir-Dayat dinilai telah memiliki pengalaman yang mapan dalam memimpin Bondowoso. Selain itu, pasangan ini juga telah paham terhadap berbagai potensi serta perkembangan kota Tape ini. Sehingga, mereka lebih mampu untuk memimpin Bondowoso kedepan.

“Kalau saya memang semuanya ke ini (Sekda Hidayat, red) sama Pak Dhafir. Karena orangnya memang lain. Kalau selain dari itu tidak bisa. Karena apa, karena yang lain tidak tahu jalannya Bondowoso kayak apa, tingginya kayak apa, jalannya ya kayak apa,” jelasnya.

 

Baca Juga : Administrasi Dhafir-Dayat Lengkap, Salwa-Irwan Kurang LHKPN

 

Saat ditanya apakah Ia meminta alumni Pondok Pesantren Salafiyah Sya’ifiya untuk mendukung pasangan yang dijuluki  “Sang Pemimpin”, Ia mengatakan benar bahwa dirinya meminta kepada alumni Ponpes di Sukorejo yang tinggal di Bondowoso itu untuk mendukung Dhafir-Dayat. Karena selain kemampuan pasangan ini yang sudah tidak diragukan, alasan lain yakni dirinya pernah bermimpi Alm. KH As’ad Syamsul Arifin yang meminta dirinya untuk mendukung pasangan Dhafir-Dayat ini.

“Saya didatangi orang tua saya semuanya, harus orang ini (Dhafir) dan orang ini (Dhayat) yang jadi di Bondowoso. Tapi abah saya kan tidak tau sama ini, jadi sekarang harus ini,” ungkapnya.

“Yang penting santri saya ini harus ke ini (Hidayat) sama Pak Dhafir,” tegasnya.

Ia pun berpesan agar pasangan ini ke depannya bisa terus mengedepankan rakyat sertamerangkul semua kalangan.

Seperti diketahui, Ahmad Dhafir dan Hidayat menjadi bakal pasanagan calon dalam Pilakada Bondowoso. Keduanya sudah melengkapi administrasi dan tinggal menunggu penetapan dari KPUD Bondowoso. (och)