Share

BONDOWOSO – Beredarnya informasi bahwa wakil pengasuh PP. Salafiah Syafi’iyah Sukerojo, Situbondo mewakili keluarga besar pesantren telah menyatakan sikap mendukung Salwa Arifin sebagai Bupati Bondowoso menuai kontroversi.

Nyai Makkiyah As’ad yang merupakan salah satu putra Kiai As’ad menegaskan bahwa wakil pengasuh pondok pesantren tersohor asal Situbondo itu adalah Kiai Hariri Abdul Adhim, bukan Ustad Afifuddin Muhajri seperti yang diberitakan oleh sejumlah media.

Saat dikonfirmasi, Nyai Makkiyah mengatakan bahwa Muhajri sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengan keluarga pesantren. Melainkan Dia adalah seorang ustad.

“Muhajri itu bukan bagian dari keluarga, tapi dia hanya seorang ustad. Dia itu bukan wakil pengasuh. Wakil pengasuh itu adalah kiai Hariri Abdul Adhim suami dari saudara kandung Kiai Azaim. Dia yang benar wakil pengasuh dan keluarga,” terang Nyai Makki kepada Memo Indonesia saat singgah di Bondowoso, Minggu (18/12).

 

Baca Juga : Bupati Amin Ajak Masyarakat Jalani Pilbub – Pilgub Dengan Guyub dan Rukun

 

Atas beredarnya klaim tersebut, Nyai Makkiyah mengimbau kepada masyarakat khususnya kepada alumni pesantren agar jangan menghiraukan omongan oknum tak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan ketenaran nama besar PP. Salafiah Syafi’iyah.

“Namanya orang ngaku-ngaku biarkan saja. Ibarat pada jaman Rosulullah, Dia adalah abu jahal, yang selalu menggangu. Dulu Kalau ada yang berlawanan dengan pilihan keluarga pesantren pasti bakal di usir,” tambahnya.

Nyai Makkiyah kembali menegaskan bahwa keluarga pesantren akan memberikan dukungan kepada H. Ahmad Dhafir dalam pemilukada Bondowoso nanti. Dukungan tersebut diberikan atas persepakatan Nahdlatul Ulama.

“Kalau yang benar-benar Keluarga besar sudah dan selalu satu suara. Yaitu kepada Ahmad Dhafir yang telah disepakati oleh NU,” pungkas Nyai Makki. (abr)