Share

BONDOWOSO – Bondowoso telah dikenal sebagai Republik Kopi. Dalam berbagai kesempatan selalu digaungkan akan kenikmatan dan keberhasilan Bondowoso dalam mengembangkan kopi Java Ijen Raung hingga ke mancanegara. Tak terkecuali kepada Menristekdikti Mohammad Nasir saat meresmikan Unej Kampus Bondowoso, Rabu (27/9).

Bupati Amin Said Husni dalam awal sambutannya dengan penuh kebanggaan menyampaikan  bahwa Bondowoso saat ini telah dikenal sebagai Republik kopi.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten dan masyarakat Bondowoso mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Pak Menristek di Bondowoso, yang sekarang sudah dikenal sebagai Republik kopi,” jelas Bupati Amin yang kemudian diringi tepuk tangan dari seluruh hadirin yang hadir.

Dalam kesempatan itu pula, Amin menyampaikan kopi merupakan salah satu produk unggulan yang sedang dikembangkan di kabupaten yang telah dipimpinnya selama dua periode ini. Ia berharap ke depan adanya dukungan dari Kemenristekdikti dalam mengembangkan kopi. Sehingga bisa memberikan nilai tambah di dalam kopi dan produk unggulan lainnya. Tentunya, dengan adanya inovasi-inovasi teknologi terapan yang bisa dikembangkan di kota tape.

 

Baca Juga : Menristekdikti Meresmikan Unej Kampus Bondowoso

 

“Mohon dukungan Pak Menteri dan seluruh jajaran dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Menritekdikti Mohammad Nasir, menanggapi hal ini mengatakan untuk memberikan nilai tambah terhadap perkembangan kopi di kota tape ini, perlu dikembangkan riset lebih lanjut. Selain itu, inovasi packagingnya juga perlu diperhatikan. Karena menurutnya nilai atau cost dari total biaya produksi  itu, biaya pacaking mencapai 60 persen dari total biaya produksi.

“Tadi pak Bupati bilang Bondowoso Republik Kopi, kalau kita dorong kesana maka kulitas kopi harus kita dorong betul-betul. Bagaimana penikmat kopi itu tdak kena sakit lambung. Bagimana ini bisa diwujudkan, risetlah yang harus kita dorong,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula Bupati Amin Said Husni memberikan buku Republik Kopi. Buku tersebut menceritakan sejarah perkembangan kopi di kota tape. (och)