BONDOWOSO – Ribuan warga Bondowoso  tumpah ruah mengiktui deklarasi Ahmad Dhafir dan Hidayat yang berbalut pengajian Akbar di Alun-alun Ki Bagus Asra, Minggu (4/2).

Tampak jamaah yang berasal dari berbagai wilayah Bondowoso itu telah memadati jantung kota sejak pukul 12.00. WIB. Bahkan derasnya hujan tak menyurutkan semangat  warga yang hadir untuk mendoakan majunya dua putra daerah di kontestasi politik 2018. Para pengunjung yang hadir pun berkali-kali menyerukan nama Dhafir –Dayat diikuti dengan tepuk tangan meriah.

Ismail, salah seorang warga desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, menyatakan, kehadirannya di deklarasi ini untuk memantapkan pilihannya terhadap bakal pasangan calon yang diusung tujuh partai politik.

“Saya sudah tau sama Pak Dhafir ini, Cuma saya kesini pengen lebih memantapkan hati. Saya berdoa beliau bersama pak Dayat bisa menang nanti,” tegasnya.

Baca Juga : Tujuh Partai Pengusung dan Pendukung Kompak Memenangkan Dhafir-Dayat

Baca Juga : Kiai Kholil As’ad: Ayo Dukung dan Doakan Dhafir-Dayat

Senada disampaikan oleh Yayuk, warga desa Jebbung, Kecamatan Telogosari, mengaku datang bersama sanak keluarganya untuk mendoakan pasangan “Sang Pemimpin” agar bisa menang dalam Pilbup 2018.

Ia mengatakan keluarganya memlih pasangan ini karena rekam jejak mereka dalam dunia pemerintahan maupun politik sudah tidak diragukan lagi.

“Kalau Pak Dhafir itu kan sudah jadi ketua DPRD tiga kali mbak, kalau Pak Dhayat itu kan sudah jadi pak Sekda. Pasti sudah hafal sama Bondowoso,” ujarnya.

Dalam deklarasi Dhafir-Dayat turut dihadiri oleh 18 ulama karismatik dari berbagai wilayah Jawa Timur.Diantaranya adalah KHR. Cholil As’ad Syamsul Arifin (Pengasuh PP. Wali Songo Situbondo), KH Abdul Qodir Syam (Ketua NU Bondowoso), Nyai Makkiyah As’ad Syamsul Arifin (PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo), KH Misbah Umar (PP Raudlatul Ulum Sumber Wringin), KH Faiz Abdul Haq (Nurul Jadid Paiton), KH Hasan Zidni Ilman, KH. Fuad Nur Hasan dan  KH Asy’ari Fasha. (och)