BONDOWOSO – Jika umumnya orang mengikuti lomba ingin mendapatkan hadiah, berbeda dalam kejuaraan Ijen Trail Running (ITR). Banyak peserta justru ikut ITR karena alasan yang berbeda.

Seperti disampaikan oleh Shawn peserta kategori 70K, dari Australia. Dia mengatakan keikutsertaannya dalam ITR ini karena dirinya sangat suka berpetualang. Dan dirinya, tidak terlalu berharap mendapatkan hadiah. “Saya suka berpetualang, saya juga suka luka,” katanya pada Memo Indonesia. Dia juga sangat senang karena dengan ITR ini bisa mendapatkan banyak pengalaman dan teman-teman yang baru.

Hal senada juga disampaikan oleh Langolouis Dannies, peserta kategori 70K asal Perancis. Menurutnya hadiah bukan alasan utama dirinya mengikuti ITR. Melainkan karena ketertarikannya akan keindahan alam wisata Kawah Ijen. Mengingat ini bukan kali pertama dirinya mengikuti Trail Running. Sebelumnya dirinya jiga pernah ikut  di Filipina. “Beside That, this is for fun”.

 

Baca Juga : Sekda Target Kenaikan Kunjungan Wisata Melalui ITR

 

Lain lagi dengan Gustaf Gumara, asal Banyuwangi, peserta kategori 24K, yang mengikuti ITR ini karena hobi lari. “Saya nggak ke hadiahnya. Saya lebih kepada menyalurkan hobi. Sebelumnya sudah pernah ikut, tahun lalu,” ungkapnya.

IJen Trail Running diselenggarakan oleh Pemkab Bondowoso hingga 21 Mei 2017. Lomba lari ini diikuti oleh sekitar 467 peserta dari 17 negara. Ada beberapa kategori yang diselengarakan yakni 100K, 70K, 42 K dan 24 K. Ijen Trail Running Bondowoso telah masuk dalam kalender tahunan Ijen Festival dan Asian Trail Master. (och/esb)