BONDOWOSO – Ahmad Dhafir dan Hidayat turut memeriahkan pengajian akbar bersama ribuan masyarakat di pondok pesantren wali songo cabang Bondowoso, Sukosari, Tamanan, Rabu (17/1). Pengajian tersebut makin berkesan ketika Bupati Bondowoso, Amin Said Husni datang.

Jumlah jamaah yang awalnya diprediksi mencapai delapan ribu, membludak hingga tempat yang disediakan tak kuasa menampung sesaknya jama’ah.

“Awalnya kita prediksikan acara ini akan didatangi oleh delapan ribu masyarakat. Tapi sekarang jumlahnya melebihi itu,” ungkap ketua panitia Tohari.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dhafir yang telah menjadi wakil rakyat selama enam periode mengaku, bahwa di setiap langkahnya dalam mengawal masyarakat Bondowoso selalu terselip kehendak ulama. Termasuk majunya Dhafir untuk menjadi bupati Bondowoso, itu juga atas kehendak ulama. Dhafir menegaskan bahwa dirinya hanyalah abdi ulama, yang senantiasa patuh kepada petuah ulama.

 

Baca Juga : Dhafir Kembali Ingatkan Agar Penggunaan DD Sesuai Aturan

 

“Saya maju sebagai bupati karena dorongan ulama. Saya ini hanya khadam para ulama yang diamanahi untuk mengurus kemaslahatan umat,” kata Dhafir saat diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan.

Sementara Bupati Bondowoso, Amin Said Husni memaparkan bahwa selama 10 tahun terakhir Bondowoso telah mengalami banyak peningkatan. Amin memohon doa kepada seluruh jama’ah agar penerusnya nanti dapat memimpin Bondowoso lebih baik lagi.

“Mari kita doakan agar pengganti saya nanti sebagai bupati Bondowoso dapat membawa Bondowoso lebih maju lagi,” pungkas Bupati Amin yang saat ini berada di akhir tahun masa kepemimpinannya. (abr)