Share

BONDOWOSO – Kopi Arabika Java Ijen Raung produksi asli Bondowoso menjadi salah satu dari 16 kopi yang masuk dalam daftar kopi terbaik di Indonesia. Kepastian ini dibuktikan dengan masuknya nama Kopi Arabika Ijen Raung di jajaran kopi-kopi yang ditulis langsung oleh Kementerian Pertanian.

Dalam brosur Kopi Terbaik Indonesia, tertulis “16 Kopi Indonesia Indikasi Geografis – Telah terdaftar di Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Tahun 2017”. Dijelaskan dari brosur tersebut bahwa sertifikasi indikasi geografis dimaksud sebagai pengakuan dan perlindungan kepada produk tertentu dan brkualitas di suatu wilayah yang sesuai dengan lokasi geografis. Sertifikasi indikasi geografis juga bertujuan memberikan perlindungannya menyejahterakan petani serta membuka peluang ekspor kopi Indonesia.

Kemudian tertulis 16 kopi-kopi terbaik itu, salah satunya Kopi Arabika Ijen Raung.

Baca Juga : Bupati Amin Dorong Pengembangan Kampung Kopi Pelita

Bupati Amin Said Husni, ketika di konfirmasi usai mengitku Paripurna Istimewa, Jum’at (13/4), mengungkapkan, bahwa kopi Bondowoso memang mengalami kemajuan yang sangat pesat, sehingga sudah berhasil menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Kopi Bondowoso yang tadinya tidak pernah dikenal, orang dulu kenalnya kopi Jampit. Tapi kopi Jampit itu adalah kebun yang dimiliki oleh PTPN tahun 2012. Sekarang kita melalui klaster yang dibangun oleh Pemkab Bondowoso kita sudah masuk ke dalam kopi terbaik Indonesia,” jelasnya.

Berkaitan dengan BUMD PT Bondowoso Gemilang, yang dibentuk untuk membantu pemasaran Kopi, Bupati Amin, mengatakan perkembangan sekarang masih proses seleksi direksi. Setelah itu, dilakukan pendirian BUMD itu sendiri. Adapun implementasinya nanti akan segera beroperasi, melalui kepemimpinan direksi yang sudah direkrut, dan selanjutnya akan ada penyertaan modal dari Pemda.

“Dan nanti akan melakukan usahanya, pertama-tama di bidang usaha kopi, menghimpun dari masyarakat dan menjual kepada buyer,” ujarnya. (och)