BONDOWOSO – Sejumlah Kepala desa dan kecamatan di Kabupaten Bondowoso mendapatkan apresiasi dalam upayanya mensukseskan pelaksanaan Getar Desa Gerakan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa.

Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk piagam pengharagaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Amin Said Husni, dalam upacara Hardiknas, di Alun-alun Ki Bagus asra, Rabu (2/5).

Adapun kecamatan yang mendapatkan apresiasi, di antaranya, yakni Kecamatan Botolinggo, Wringin, Kelabang, dan Cerme. Sedangkan untuk kepala desa yang mendapatkan apresiasi, yakni Desa Bukor, Sumber Canting, Solor, Sukosari Kidul, Besuk, Pejaten, serta Jebung Kidul.

Bupati Amin Said Husni mengatakan, Kepala desa dan camat yang diberi penghargaan ini merupakan orang-orang di wilayahnya yang memberikan dukungan yang luar biasa dalam pengembangan Getar Desa.

“Tinggal ke depan kita perlu mencari terobosan-terobosan baru,” ujarnya.

Baca Juga : Pimpin Upacara Hardiknas, Bupati Amin Sampaikan Tantangan Pendidikan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Endang Hardiyanti, mengatakan, kepala desa dan camat yang mendapatkan apresiasi ini bukan hanya dilihat dari jumlah peserta yang tinggi. Melainkan juga, target, perhatian kades, dan memberikan motivasi  kepada warga belajar. Mengingat, warga belajar ini merupakan mereka yang sudah berkeluarga.

“Karena kades dan yang lain ini juga motivasi, kita pantau, kan ada monitoring,” ujarnya.

Untuk informasi, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menginisiasi Gerakan Kesetaraan Berbasis Desa atau dikenal dengan Getar Desa sejak Juli 2017. Gerakan ini dibuat untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah kota tape ini yang masih sangat kecil, yakni 5,6 per tahun. Gerakan ini menargetkan masyarakat Bondowoso yang berusia produktif, antara 25 – 45 tahun, yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD), SMP, dan SMA.(och)