Share

SITUBONDO -Penyaluran batuan pangan (Bapang) beras tahap ke lima kepada masyarakat kurang mampu di Situbondo masih terus berjalan.

Pada Selasa (11/6/2024), Bapang diserahkan langsung oleh Bupati Karna Suswandi dan Wakil Bupati Nyai Hj. Khoirani di beberapa titik di Kecamatan Kendit.

Yakni, Desa Bugeman, Rajekwesi, Bugeman, Kendit, Tambak Ukir, Selowogo, Patemon, Sumber Tengah, dan Bungatan.

Di beritakan sebelumnya, bahwa di Situbondo ada 79.293 keluarga penerima manfaat (KPM) Bapang beras ini. Penyalurannya dilaksanakan pada 10-30 Juni 2024.

Bupati Karna Suswandi, menyebut Bapang ini bentik kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Untuk itulah, dirinya berharapa para penerika tak melihat banyak sedikitnya bantuan yang diberikan.

“Mudah-mudahan bermanfaat ya bapak ibu,” katanya.

Di setiap penyaluran Bapang, Bung Karna dan Nyai Khoi kerap mendapatkan aspirasi masyarakat. Mulai dari permintaan perbaikan kantor desa, perbaikan jalan, hingga penerangan jalan umum.

Seperti yang terjadi di Desa Tambak Ukir, salah seorang penerima bantuan meminta agar Bupati Karna dan Wabup Nyai Khoi bisa segera memperbaiki jalan menuju kawasan Dusun Pacalan, Desa Tambak Ukir.

“Bapak mohon diperbaiki jalannya ya,” katanya.

Baca Juga : Kader Posyandu dan Lansia Sampaikan Terima Kasih Karena Bung Karna-Nyai Khoi Naikkan Insentif

Mengetahui ini, Bupati Karna menyebutkan bahwa sudah pasti akan diperbaiki. Dan di jalan tersebut pihaknya telah melakukan pengaspalan jalan, dan untuk sisanya akan dituntaskan pada APBD 2025.

“Kemarin sudah diperbaiki, nanti sisanya di tahun 2025. Mohon bersabar ya, ini perbaikan jalan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Ia pun menjabarkan komitmennya untuk membuat jalan-jalan di Situbondo semuanya diaspal. Namun begitu, pelaksanaannya tak bisa serta merta dalam sekali pelaksanaan. Melainkan dilakukan secara bertahap.

“Bertahap, namanya pembangungan dilakukan secara bertahap,” urainya.

Dalam kesempatan itu, Bung Karna juga akan memberikan bantuan perbaikan kantor desa Rajekwesi sebesar Rp 50 juta.

“Itu akan kita berikan pada tahun 2025 mendatang,” pungkasnya.

Di acara penyaluran Bapang ini masyarakat tak hanya menerima bantuan. Mereka kerap menyampaikan aspirasi hingga meminta berswafoto.(Och)