Share

SITUBONDO – Ribuan kader Posyandu dan Lansia di Situbondo menerima insentif sebesar Rp 500 ribu di tahun 2024 ini. Nominal tersebut naik dari insentif tahun 2023 sebesar Rp 250 ribu.

Penyalurannya dilakukan di masing-masing kecamatan, dan turut dihadiri oleh Bupati Karna Suswandi dan Wabup Nyai Hj Khoirani.

Nurfiyanti, Kader Posyandu Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, mengatakan, pemberiaan insetif ini menunjukkan perhatian besar dari Bung Karna dan Nyai Khoi pada Kader Posyandu dan Lansia.

Lebih-lebih, ini menjadi yang pertama kalinya para kader mendapatkan insentif. Karena itulah, dirinya menyebut bahwa sejak dipimpin Bung Karna dan Nyai Khoi, Kader merasakan perubahan yang luar biasa.

“Kami berharap agar saudara kami, Kader Posyandu Remaja juga bisa mendapatkan insentif di tahun mendatang,” pintanya di acara penyaluran insentif di Kecamatan Kendit, pada Selasa (11/6/2024).

Prati Ningsih, Kader Lansia Desa Balung, mengatakan, terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas pemberian insentif ini.

“Alhamdulillah di tahun ini kami juga dapat seperti Kader Posyandu,” katanya.

Baca Juga : Idul Adha 2024, Pemkab Situbondo Akan Berkurban 20 Ekor Sapi yang Disebar di Seluruh Kecamatan

Ia pun menyebutkan pemberian insentif ini diharapkan bisa menjadi penyuntik semangat para Kader dalam mengabdikan diri untuk meningkatkan derajat kesehatan para Lansia di Kecamatan Kendit.

“Terima kasih Bung Karna dan Nyai Khoi,” katanya.

Bupati Karna Suswandi, menyebut bahwa pemberian insentif ini berdampak positif terhadap penurunan angka stunting di Situbondo.

Disebutnya, prevalensi stunting Situbondo turun sangat drastis, yakni 26,8 persen. Jadi dari 30,9 persen menjadi 4,1 persen.

“Ini luar biasa,” katanya.

Dengan adanya kenaikan insentif ini, Bupati Situbondo berharap Kader Posyandu Balita semakin bersemangat dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo.

Tampak hadir pula dalam acara teesebut uaki Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, dr. Sandy Hendrayono, dan Camat Kendit.(Och)