Share

SITUBONDO – Mangga arum merah yang dikembangkan Dispertangan menjadi buah mangga yang unik. Biasanya, mangga identik dengan warna hijau pada bagian kulit, namun varietas arum tersebut justru berwarna merah.

Kepala Dispertangan Situbondo, Dadang Aries Bintoro mengatakan, pengembangan varietas mangga arum merah ini untuk memikat daya tarik pasar. Harapannya, dengan hasil tersebut banyak masyarakat atau pedagang yang tertarik untuk membeli. Tidak hanya secara lokal melainkan ke luar Situbondo.

“Jadi untuk pemasaran arum manis, gadung, malagi 69 yang selama ini dijual kurang optimal. pemasaran di luar negeri kurang diminati, karena konsumen luar negeri melihat produk dari segi penampilan yang menarik, salah satunya adalah warna penampilan kulit buah. Sehingga dibentuklah arum merah,” ujarnya, Kamis, 6 Juni 2024.

Dikatakannya, bahwa arum merah ini memiliki keunggulan tersendiri, selain rasanya yang manis ukurannya besarlebih besar dari pada mangga arum pada umumnya. Kemudian, mampu menghasilkan buah sebanyak 80-123 kilogram dalam satu batang serta bentuk buahnya seragam.

Baca Juga : TMMD ke 120 Sukses, Bupati Situbondo Apresiasi Kinerja Prajurit TNI

Dadang mengaku, mangga arum merah memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Saat ini buah unggulan tersebut di jual dengan harga Rp50 ribu per kilogram.

“Produksi mangga arum merah satu tahun mencapai 80-123 kilogram. Jika dikomersilkan bisa mendapatkan uang jutaan rupiah per tahun,” jelasnya.

Selanjutnya, Dadang menyampaikan, untuk pengembangan mangga arum merah dilakukan dengan penanaman bibit mangga di beberapa lahan yang ada di Desa Bayeman, Kecamatan Jangkar.

Kemudian, penanaman bibit mangga tersebut juga diletakkan pada kantor organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemberian bibit kepada kelompok tani.
“Varietas unggul mangga arum merah ini juga sudah didaftarkan kepada Kemenkumham,”pungkasnya. (Ozi)