BONDOWOSO – Sebanyak 25 atlet dirgantara dari berbagai wilayah nusantara melakukan aksi paralayang dalam gelaran Bondowoso Ijen Fun Fly 2019, Minggu (28/7). Dengan lokasi take off di Puncak Megasari, para atlet paralayang mendemonstraikan kemampuan yang dimiliki menggunakan parasut saat bermanufer di udara.

Banyak para atlet yang memuji keindahan pemandangan Ijen, bahkan hamparan perkebunan kopi yang mereka lihat dari ketinggian.

Seperti diutarakan oleh Agung Priya Jatmiko, Atlet paralayang dari Kabupaten Probolinggo, yang memuji bahwa pemandangan yang dilihatnya di kawasan timur Bondowoso itu tampak seperti di Eropa. Alasannya, tipikal bukit-bukit dan hamparan perkebunan kopi dinilainya mirip dengan yang ada di Eropa.

“ Perkampungan itu mengelompok, selebihnya hamparan perkebunan. Ini yang bikin mirip Eropa. Terus tipikal bukit-bukitnya sama seperti disana,” ujar laki-laki yang berhasil menjadi juara dalam Kasau Cup 2019.

Ia pun menerangkan bahwa keindahan dengan cara horizontal pun yang dilihat saat paralayang di Megasari ini sungguhlah berbeda di banding kawasan lain. Jika di kawasan lain hanya bisa melihat pemandangan satu gunung, di Bondowoso justru bisa melihat Gunung Raung, Gunung Ijen, dan bahkan bukit-bukit.

“Spesialnya lagi, yang khusus paralayang, disini itu punggungan bukitnya panjang. Sebenarnya kalau untuk yang professional, yang senior jika terbang untuk kompetisi itu bisa menyusuri penggung bukit, lama sekali,” ujarnya.

 

Baca Juga : Puncak Megasari Dinilai Punya View Indah, Sayang Infrastruktur Jalan Tak Diaspal dan Berdebu

 

Senada disampaikan oleh, Ike Ayu Wulandari, Atlet Paralayang peraih perak dan perunggu di ASEAN Games 2019, mengaku, bahwa pemandangan yang dilihatnya dari ketinggian sunggulah menarik.

“Kalau terbang disini, seharusnya kalau lihat pemandangannya itu lebih bagus disini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sinung Sudrajat, Ketua Umum Fasi Paralayang Bondowoso, menerangkan, tujuan dilaksanakannya Ijen Fun Fly 2019 ini tak lain untuk mempromosikan potensi wisata dan olahraga paralayang di Bondowoso.

“Di Bondowoso itu ada olahraga paralayang dengan view yang tidak kalah dengan kota-kota lain yang sudah ada sebelumnya,” ungkap Sinung.

Event yang masuk dalam kalender Ijen Festival ini pun, kata Sinung juga menjadi upayanya untuk memotivasi anak muda Bondowoso. Utamanya dalam menekankan bahwa olahraga paralayang ini asik dan bisa dinikmati oleh semua golongan.(och)