Bondowoso – Pariwisata menjadi sektor yang terus digenjot untuk meningkatkan perekonomian Bondowoso. Salah satu yang kini menjadi fokus perbaikan sarpras di sejumlah objek wisata.

Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Adi Sunaryadi mengatakan, pada 2017 ini pihaknya fokus pada perbaikan sarpras. Sedikitnya Rp 2 miliar sudah disiapkan untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di tiga objek wisata, yaitu di Tancak Kembang, Bosamba Rafting dan Pemandangan Arak-arak.

Dipilihnya tiga kawasan ini, lanjut dia, karena ketiganya dijadikan destinasi unggulan baru Bondowoso. Sejumlah sarpras yang akan dibangun di antaranya toilet, lahan parkir serta tempat peristirahatan.

Disinggung terkait keluahan sejumlah wisatawan tentang akses jalan menuju lokasi pariwisata, Adi mengatakan bahwa Diasparporahub akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini PUPR. Namun, Dia memastikan bahwa pembangunan di tiga sektor ini akan rampung pada pertengahan tahun 2017 ini.

“Ya nanti kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini PUPR. Tapi kan pembangunan Pariwisata ini kan menjadi skala prioritas jadi diharapkan semua stakeholer terkait juga ikut mendukung,” paparnya.

Pembangunan sarpras pada 2017 ini merupakan kelanjutan dari program pada 2016. Pada saat itu, Pemkab fokus pada pengembangan di Kecamatan Ijen.  “Tahun 2016 lalu yang menjadi skala prioritas pembangunan wisata Bondowoso itu di Kawah Wurung. Kita Bahkan telah membangun menara pandang di sana,” pungkasnya. (och/esb)