BONDOWOSO – Puluhan pemuda Bondowoso yang tergabung dalam KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) menggiring bola raksasa sepanjang 1 KM. Acara yang berlangsung di Kampung  kopi pelita, Sabtu malam (26/5) ini digelar dalam rangka menyambut Asean Games 2018, yang tahun ini Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Tampak puluhan pemuda tersebut menggiring bola dengan diameter 3,5 meter. Mereka mendorong bola tersebut secara beramai-ramai dari pertigaan Jalan Pelita hingga menuju Container Cafe Laki-Laki. Penggiringan bola raksasa ini menarik perhatian pengguna jalan, dan masyarakat sekitar. Tak sedikit yang mengabadikan momen langka tersebut dengan ponsel pintar.

Ketua DPD KNPI Bondowoso Ahmad Muhyidin Shobir, mengatakan, bahwa bola raksasa ini merupakan salah satu sarana promosi Asean Games dari Kemenpora. Di Jawa Timur, hanya ada dua kabupaten yang bisa mendatangkan bola raksasa Asean  games, yakni Bondowoso dan Jember.

“Ini sebuah kebanggan atas kepercayaan untuk mempromosikan Asean Games 2018 melalui bola raksasa tersebut,” urainya.

Ia pun mengaku bahwa pihaknya terus mendukung dan mendoakan para atlet Indonesia yang akan berlaga dalam berbagai cabor Asean Games 2018.  Kedepan, Ia berharap akan ada atlet-atlet di Bondowoso yang bisa turut ikut Asean  games berikutnya.

Sementara itu, Asisten Deputi dan Promosi, Kemenpora, Sandi Suardi Hasan, mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengajak semua energi elemen masyarakat untuk bersama-sama, bahu membahu, menyampaikan doa dan dukungan untuk sukses atlet kita, sukses penyelenggaraan, sukses medali dan sukses untuk  Indonesia juara.

“Salut kepada temen-temen muda Bondowoso yang sudah memanfaatkan momentum untuk menyatukan semangat dan geloranya untuk mendukung sukses atlet kita di ajang Asean Games 2018,” urainya.

Adapun terkait bola raksasa yang telah memecahkan rekor tersebut, kata Sandi, baru ada tiga kota yang menggiring bola tersebut, yakni Jakarta, Jember dan Bondowoso. Ke depannya, bola raksasa ini akan diproduksi sebanyak 34 buah, yang selanjutnya pada pembukaan Asean games akan digelindingkan secara bersamaan. Adapun bola raksasa ini menjadi simbol bahwa tahun 2018 adalah tahun olahraga.

“Kami ada kluster kota dan kabupaten, dan Bondowoso daerah yang kami anggap memiliki potensi, dan cukup terbelakang, yang kami coba untuk endorsement Bondowoso, dan akan kami jadikan tolak ukur daerah yang lain,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut juga digelar, penandatanganan dukungan untuk suksesnya Atlet Indonesia dalam Asean games 2018. Sekaligus juga Nobar final Champions League antara Real Madrid vs Liverpol. (och)