Share

BONDOWOSO – Olahraga tradisional Gobak Sodor hari ini resmi dijadikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bondowoso sebagai cabang olahraga resmi ke 25 Pemkab Bondowoso. Pengesahan tersebut dilaksanakan pada acara deklarasi gobak sodor di Alun-alun Ki Bagus Asra, Minggu (24/12).

“Hari ini surat keputusan gobak sodor telah ditandatangani. Gobak sodor telah sah berada di naungan KONI Bondowoso sebagai bagian dari cabang olahraga resmi,” ungkap Ketua KONI Bondowoso, Nur Cahyo, saat memberikan sambutan.

Sementara Ketua Asosiasi Gobak Sodor (AGS), Anis Sanjaya sangat bersyukur karena Gobak Sodor telah diberikan kesempatan untuk mengisi ruang perolahragaan Bondowoso. Mewakili AGS, dirinya berkomitmen akan memaksimalkan kesempatan emas tersebut dengan mempersembahakan permainan gobak sodor yang senantiasa menjungjung nilai-nilai sportifitas.

 

Baca Juga : KH Qodir Syam Dukung Kader NU Jadi Pejabat Negara

 

“Gobak sodor kami rintis sejak tahu 2014. Alhamdulillah hari telah diresmikan. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga olahraga ini dinyatakan resmi. Kesempatan ini akan kami pergunakan dengan baik. Kami akan menunjukkan permainan yang sportif,” kata Anis.

Sementara ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir yang turut menyukseskan deklarasi tersebut mengapresiasi upaya seluruh atlet gobak sodor se-Bondowoso yang telah kompak menyatakan siap untuk menjadi cabang olaharaga. Dhafir berharap gobak sodor tidak hanya resmi diakui oleh Pemkab Bondowoso, melainkan juga dapat diakui oleh pemerintah Propinsi dan tidak menutup kemungkinan pada suatu hari nanti dapat diakui hingga Nasional.

“Saya bangga gobak sodor resmi dijadikan cabang olahraga. Tentu semua itu berkat perjuangan para pemain sodor se-Bondowoso. Saya akan uapayakan gobak sodor tidak hanya diakui oleh pemerintah daerah. Tentu menjadi harapan bersama ketika gobak sodor dapat diakui oleh pemerintah pusat,” pungkas Ahmad Dhafir. (abr)