SURABAYA – Mochamad Gufron Ali (23), Warga Krembangan Jaya Utara 8 Nomor 20, Surabaya, nyaris tewas dimassa warga. Beruntung, pelaku berhasil diamankan oleh unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mulyorejo Surabaya dari amukan warga.

Aksi main hakim sendiri ini terjadi karena tersangka bersama temannya inisial AF yang saat ini DPO (Daftar Pencarian Orang) telah merampas satu unit sepeda motor milik korban M. Muis Alimudin di jalan Tempurejo, Surabaya. Hal ini diungkapkan Kapolsek Mulyorejo Surabaya, Kompol Bagus Dwi Rusiawan melalui Kanit Reskrim Iptu Budianto.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa pelaku perampasan sepeda motor sedang di massa oleh warga di Jalan Tempurejo, Surabaya.

 

Baca Juga : Antisipasi 3C, Polsek Tandes Surabaya Amankan Puluhan Motor

 

“Kebetulan, disaat yang bersamaan anggota kita sedang melakukan giat rutin operasi pantauan wilayah keliling kampung yang tidak jauh dari lokasi, langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan tersangka dari amuk massa yang geram dengan prilaku tersangka,” katanya.

Diungkapkannya aksi perampasan tersebut dilakukan dengan temannya berinisial AF dengan mencari sasaran sepasang pengendara sepeda motor di sekitar Pantai Ria Kenjeran Surabaya.

“Setelah tersangka menemukan sasaran, kemudian dibuntuti sampai ditempat yang sekiranya sepi lalu menjalankan aksinya,” ungkapnya.

Kepada korbannya, dijelaskannya tersangka memepet korbannya, menuduh jika korban telah merampas handphone (hp) adiknya.

“Tersangka AF merekayasa mengajak salah satu korban untuk menemui adiknya dengan cara dibonceng. Setelah itu, tersangka Mochamad Ghufron menunggu bersama teman korban. Sesaat kemudian tersangka Mochamad Ghufron meminta sepeda motor dan Hp dengan mengancam kalau tidak dikasihkan akan memukuli,” jelasnya.

Setelah tersangka Mochamad Ghufron berhasil merampas HP dan sepeda motor milik korban, dikatakannya, korban berteriak sehingga membuat warga sekitarnya berdatangan.

“Saat kami datang tersangka Mochamad Ghufron sudah babak belur dihakimi warga,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan ini, ditambahkannya, pihaknya berhasil mengamankan tersangka Mochamad Ghufron Ali dan barang bukti berupa, Satu Unit sepeda motor merk Honda Sonic nopol W-4364-LP dengan dilengkapi kunci dan Satu unit HP merk Oppo milik Korban berada di Mapolsek Mulyorejo, Surabaya.

“Untuk menanggung jawabkan perbuatannya tersangka Mochamad Gufron Ali meringkuk di dalam sel tahanan ke Mapolsek Mulyorejo Surabaya dan akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan disertai ancaman hukuman 12 Tahun Penjara.Sementara temannya (AF yang saat ini DPO) dalam pengejaran dan akan segera kami tangkap karena datnya sudah kami kantongi,” pungkas perwira asal Madiun ini. (sga)