Share

SITUBONDO –Polres Situbondo berhasil menggagalkan pengiriman sembilan unit kendaraan bemotor (Ranmor) yang diduga tidak dilengkapi surat kendaraan alias bodong yang akan dikirim keluar Situbondo melalui Pelabuhan Jangkar pada Jumat, 5 Juli 2024.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat. Mendengar informasi itu, Satreskrim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan sembilan unit Ranmor yang terdiri dari satu unit Honda Trail, satu unit Honda Scoopy dan tujuh unit Honda Beat.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo mengungkapkan, bahwa kasus dugaan pengiriman sepeda motor yang hanya dilengkapi surat jalan dari dealer tersebut masih dalam identifikasi untuk mencari asal usul dari mana Ranmor itu didapat.

“Terkait beberapa orang yang mengantarkan sepeda motor ke Pelabuhan Jangkar yang kemudian diamankan sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Sedangkan pemilik yang mengirimkan motor tersebut masih dalam penyelidikan,” ujarnya, Selasa, 9 Juli 2024.

Baca Juga : 6 Ribuan Warga Bondowoso di DP4 Belum Rekam E-KTP

Lebih lanjut, Momon mengatakan, untuk saat ini, semua barang bukti masih dalam proses identifikasi. “Artinya bagaimana sepeda motor tersebut didapat, apakah dari hasil kejahatan atau lainnya. Sementara, saat ini diketahui sepeda motor terdapat surat jalan dikeluarkan salah satu dealer dari luar provinsi itu masih dicek kebenarannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyampaikan, kasus dugaan pengiriman Ranmor yang tidak dilengkapi surat legalitas kendaraan masih didalami Satreskrim Polres Situbondo.

Kemudian, beberapa orang yang sempat diamankan sudah dimintai keterangan dan masih proses penyelidikan terkait pemilik sepeda motor yang akan dikirim ke luar Situbondo melalui Pelabuhan Jangkar.

“Kasus dugaan sepeda motor tanpa dokumen yang akan dikirim keluar Situbondo itu masih didalami Satreskrim. Kasusnya seperti apa, motifnya bagaimana, pemiliknya juga masih dicari termasuk dealer yang mengeluarkan surat jalan dalam penyelidikan,”terangnya. (Ozi)