BONDOWOSO – Kepolisian Resort Bondowoso berhasil meringkus pemilik akun palsu Facebook Refi Harun, yang sebelumnya dilaporkan karena menghina Ketua DPRD, Ahmad Dhafir. Pelaku akun palsu diketahui bernama asli Achmad Zainuri, warga desa Kapuran RT/RW 10/05 Kecamatan Wonosari.

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, saat press release di Aula Mapolres Bondowoso, Kamis (1/2), menguraikan, pelaku berhasil ditangkap di tempat kerjanya, Jember, Rabu malam (31/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, tim satreskrim Polres Bondowoso telah mengamankan seseorang, dimana seseorang ini telah melakukan tindak pidana, menyebarkan tanpa hak suatu informasi yang ditujukan untuk menyebarkan rasa kebencian,” ujarnya.

Kapolres Taufik, mengatakan, bahwa pihaknya masih akan mendalami kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lainnya.

Baca Juga : Sebar Fitnah dan Kampanye Hitam, Akun FB Refi Harun Dipolisikan

“Dalam proses pengembangan sampai saat ini, kami akan terus kembangkan sejauh mana apakah yang bersangkutan melakukan sendiri atau ada pihak-pihak lain,” jelasnya.

Pelaku disangkakan pasal 45 A ayat (2) UU No. 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukuman pidana paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 milliar.

Diberitakan sebelumnya,Tim Relawan Jas Hijau melaporkan sebuah akun media sosial dengan nama Refi Harun ke Mapolres Bondowoso. Laporan tersebut terkait statusnya di halaman group facebook BOM (Bondowoso Opini Masyarakat) yang menyebutkan bahwa Ahmad Dhafir telah melakukan tindak pidana korupsi dan tak pantas untuk dipilih pada Pilbup mendatang.

Wahyudi Arifin, Relawan Jas Hijau dari Desa Gunung anyar, Kecamatan Tapen, menguraikan tudingan melalui akun facebook Refi Harun itu jelas sebagai pembunuhan karakter dan pencemaran nama baik terhadap pribadi Ahmad Dhafir. Ia pun merasa dirugikan karena apa yang dilalontarkan Refi Harun tersebut tidaklah benar.

“Ini pencemaran nama baik yang saya diidolakan, jelas ini pembunuhan karakter dan pencemaran nama baik,” ujarnya pada Memo Indonesia dihubungi via telphone.(och)