BONDOWOSO – Kepolisian Resort Bondowoso berhasil meringkus belasan tersangka miras oplosan dan narkoba. Mereka ditangkap dalam operasi tuntas narkoba semeru 2018 sepanjang 13-24 April 2018.

Adapun rinciannya yakni dua tersangka kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti seberat satu gram. Salah satu tersangka merupakan oknum guru dari kabupaten Jember. Kedua tersangka dikenai UU Narkoba nomer 35 tahun 2009 tentang narkoba pasal 112.

Selanjutnya yakni tujuh tersangka dari tujuh TKP atas pelanggaran UU Kesehatan. Dari kasus ini berhasil diamankan sekitar 1.378 pil koplo, dengan kriteria tersangka yakni pengedar dan penjual. Adapun tersangka dikenakan pasal UU kesehatan nomer 36 tahun 2009.

Kemudian, sembilan tersangka diringkus di sembilan TKP atas kasus miras oplosan, satu diantaranya merupakan produsen. Dalam kasus ini, Polres Bondowoso mengamankan sedikitnya 1.750 botol miras. Selain itu, juga diamankan barang bukti peralatan, dan bahan-bahan miras oplosan seperti pewarna tekstil, perasa, dan gula.

Baca Juga : Kunker Komisi 2, Bulog Bondowoso: Stok Beras Cukup Enam Bulan

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi saat konferensi pers di Halaman Polres Bondowoso, Kamis (26/4), mengungkapkan, untuk kasus miras oplosan para tersangka dikenakan UU perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

“Jadi ini kan ada sembilan TKP sembilan tersangka, pengungkapan penindakannya dari delapan orang itu kita kenakan tipiring dan lainnya kita kenakan UU perlindungan konsumen,”jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya ke depan akan melakukan pembinaan kepada remaja dan sejumlah warga Bondowoso agar tidak terlena untuk mengkonsumsi miras oplosan. Pembinaan akan dilakukan dengan nonton bareng film yang menceritakan akibat penggunaan narkoba dan miras, pembinaan rohani serta memberikan pemahaman anggota keluarga dan warga di sekitar lingkungan keluarga pelaku.

“Salah satu upaya yang kita laksanakan terkait pelaku minuman oplosan ini yakni melaksanakan nobar, bmbingn rohani,” pungkas Kapolres Taufik.

Ke depan pihaknya tetap akan terus melakukan pengungkapan miras, mercon dan lain-lain untuk operasi cipta kondisi.(och)