BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso Kiai Salwa Arifin bersama dengan Ketua Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafiiyah (IKSASS) mendatangi Polres Bondowoso, Jumat malam (9/6). Mereka melaporkan sebuah laman website amalandanagaib.logdown.com yang ditengarai telah mencemarkan nama Almarhum Kiai Fawaid As’ad, pengasuh Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo.

Kehadiran Kiai Salwa tak lepas dari latar belakangnya sebagai santri alumni di Ponpes Sukorejo. Rombongan Wabup dan santri Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo itu pun disambut langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Taufik. Mereka juga melaporkan dugaan pencemaran nama Kiai Fawaid itu secara resmi ke bagian SPKT Polres Bondowoso.

Dalam keterangannya, ketua IKSASS Bondowoso Suhartono, menjelaskan bahwa pihaknya melaporkan Abdul Malik yang diduga telah mencemarkan nama baik almarhum KH. Fawaid As’ad n. Diketahui, Abdul Malik adalah pemilik situs pesugihan amalandanagaib.logdown.com yang memajang foto Kiai besar di Jawa Timur itu untuk melancarkan promosinya kepada publik.

 

Baca Juga : PMI Jemput Warga Bondowoso yang Terlantar di Jember

 

Atas ulah tersebut, Suhartono yang didampingi Kiai Salwa meminta, Kapolres segera menindak lanjuti kasus tersebut. “Guru kami dijadikan alat untuk kepentingan menarik masyarakat untuk melakukan pesugihan sehingga hal tersebut sudah sangat jelas telah mengundang unsur penghinaan dan pencemaran nama baik Kiai Fawaid,” ungkapnya.

Dia menganggap, dengan dimuatnya foto Kiai As’ad dalam konten amalandanagaib.logdown.com telah mencemari marwah Kiai besar asal Situbondo tersebut.

“Selaku alumni yang terhimpun dalam IKSASS Bondowoso sebagai perwakilan dari PP. Syalafiah Syafi’ah Sukorejo Situbondo harus bertindak tegas. karena maruah guru besar kami telah dikotori oleh seorang dukun pesugihan,” pungkasnya. (abr/esb)