SURABAYA – Sebuah mortir dengan panjang 33cm berdiameter 9 cm ditemukan di galian renovasi gedung SDN Kapasari 3, Surabaya kemarin pagi. Diduga mortir tersebut masih aktif walau kondisinya sudah berkarat.

Kapolsek Simokerto, Surabaya Kompol Masdawati mengatakan, Mortir tersebut ditemukan saat pekerja mengali tiang pancang untuk pembangunan gedung sekolah SDN Kapasari 3 Surabaya, kemarin pagi.

“Saat itu dua pekerja sedang mengali tanah untuk tiang pancang,Di saat menggali sedalam 2 mater mereka menemukan benda yang mencurigakan yang mirip bom,” katanya.

 

Baca Juga : Anti Bandit Polrestabes Surabaya Berhasil Tangkap Penadah Asal Jakarta

 

Kemudian, diungkapkannya, kedua pekerja tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada mandornya. “Saat itu mandor dan kepala sekolah SDN Kapasan 3 Solikin S.Pd, melakukan pengecekan kebenaran ditemukan bom tersebut di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya.

Setelah memastikan benda tersebut, dikatakannya kemudian kepala sekolah langsung melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Simokerto, Surabaya.

“Begitu kami mendapatkan pelaporan tentang ditemukannya diduga bom tersebut, kami langsung meluncur ke TKP dan mengamankan TKP dengan memberi Police Line,” katanya.

Untuk mengamankan diduga Bom aktif tersebut, ditambahkannya kami menghubungi Ji Bom Gegana. “Tim Ji Bom langsung ke TKP untuk mengamankan diduga bom aktif tersebut dan kemudian dibawa ke labfor Ji Bom,” pungkasnya.(sga)