Share

BONDOWOSO – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso memvonis satu tahun penjara denda Rp 1 juta terhadap terdakwa  Achmad Zaenuri alias Refi Harun warga desa Kapuran, kecamatan Wonosari. Ia terbukti telah melakukan pelanggaran tindak pidana undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) di grup facebook.

Arif Suryono, Kepala Seksi Pidana Umum, di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso, mengatakan selama proses persidangan, berbagai macam saksi telah dihadirkan diantaranya saksi pelapor, saksi ahli, saksi fakta, dan juga saksi meringankan yang dibawa di persidangan.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi. Artinya, yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA,” katanya.

Lebih lanjut, Arif menerangkan terdakwa dijatuhi dengan pidana penjara satu tahun penjara, denda Rp 1 juta. Apabila tidak membayar denda, maka terdakwa akan ditambah hukuman 1 bulan penjara. Vonis ini lenih ringan dari tuntutan yang dilayangkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Bondowoso, yakni dituntut hukuman 2 tahun penjara.

“Adapun yang meringankan terdakwa, baru pertama kali melakukan tindak pidana. Serta berterus terang selama dipersidangan, mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” urainya.

Sidang Refi Harun berlangsung pada 31  Januari 2018. Sidang tersebut dipimpin oleh Khusaini, SH, MH, sebagai hakim ketua, Ni KAdek Susanti dan Subronto sebagai hakim anggota. Sedangkan Romi SH sebagai penuntut umum dari Kejari Bondowoso.

Diberitakan sebelumnya, Januari 2018 lalu tim Relawan Jas Hijau melaporkan sebuah akun media sosial dengan nama Refi Harun ke  Mapolres Bondowoso. Laporan tersebut terkait statusnya di halaman group facebook BOM (Bondowoso Opini Masyarakat) yang menyebutkan bahwa Ahmad Dhafir telah melakukan tindak pidana korupsi dan tak pantas untuk dipilih pada Pilbup mendatang. Kemudian, pada akhir Januari (31/1/2018)  Kepolisian Resort Bondowoso berhasil meringkus pemilik akun palsu Facebook Refi Harun, di tempat kerja Kabupaten Jember.(och)