SURABAYA – Tiga tersangka pencurian atau penggelapan dalam jabatan berhasil diringkus Anggota Reskrim Anti Bandit Polsek Wiyung Surabaya. Mereka adalah Gilang Nugraha (28), Warga Jalan Sepat Binangun Lakarsantri Surabaya, dan Bernardus (27), Warga Jalan Gubeng Klingsingan Surabaya hingga Zandika (23), Warga Jalan Sepat Binangun Lakarsantri Surabaya.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka ini, merupakan karyawan di K2C Musik Supermall Pakuwon Indah Lantai 1 Surabaya. Mereka diringkus setelah dilaporkan David Lukito selaku pemilik penjualan alat-alat musik itu lantaran karena menjual dan hasil penjualannya dipakai untuk keperluan pribadi.

Dihadapan penyidik, ketiga tersangka ini mengaku jika sebenarnya bekerja di tempat itu digaji cukup, namun karena lemahnya pengawasan dan juga keinginannya berlibur ke Bali membuat tiga karyawan yang sudah lamanya lima tahun bakerja ini nekat mencuri.

“Iya pak uang hasil penjualan untuk digunakan berlibur ke Bali dan kebutuhan sehari sehari”, akunya Gilang (tersangka, red) selaku Supervisor di toko tempat kerjanya.

Kapolsek Wiyung Surabaya, Kompol Rasyad didampingi AKP Sugimin mengatakan, salah satu tersangka selaku supervisor sales, bertugas menjual alat-alat musik milik toko dibantu dengan dua pelaku lainnya yang sebagai sales. “Dalam setiap menjualkan barang dan uang hasil penjualan bisa diterima sales kemudian disetorkan ke kasir,” Katanya di Mapolsek Wiyung, Surabaya.

Beberapa bulan terakhir, dijelaskannya, ketiganya telah beberapa kali menjualkan barang barang dari toko tempatnya bekerja tersebut. Namun, uang hasil penjualan yang diterimanya dari konsumen ini tidak disetorkan ke kasir.

“Tersangka Gilang yang menjadi otak dari pencurian ini. Mereka berhasil menjual Piano, keyboard juga Handphone dengan total keseluruhannya sebesar Rp. 60 juta lebih,” jelasnya.

Perbuatan jahat tiga karyawan ini terungkap setelah pihak toko mengalami kerugian dan melakukan audit internal. Kecurigaan pemilik kemudian mengarah ke tiga tersangka hingga akhirnya dilaporkan ke Polisi.

“Setelah diringkus pada Rabu (20/9/2017) kemudian di introgasi, tiga sekawan ini mengakui semua perbuatannya,” tandasnya.

Ditambahkannya, dari mereka ketiga tersangka tersebut, petugas hanya menyita kardus-kardus pembungkus alat- alat musik yang dijual tersangka ke seseorang yang dikenalnya namun uang hasil penjualannya tidak disetorkan kekasir.

“Untuk menanggung jawabkan perbuatannya ke tiga tersangka ini mendekam disel tahanan Mapolsek Wiyung Surabaya dan akan kami jerat dengan Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 374 KUHP disertai acaman hukuman pidana maksimal lama 5 tahun,” pungkasnya. (sga)