BONDOWOSO – Warga desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel membuktikan bahwa semangat kebersamaan untuk membangun negeri ini masih sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan jembatan sepanjang sembilan meter yang menghubungkan desa Karanganyar dan Tanggulangin yang dibangun tanpa bantuan uang negara.

Itulah yang terlihat dalam pembangunan jembatan di dusun Krajan desa Karanganyar. Menurut ketua panitia pembangunan, Sarif, pembangunan jembatan yang membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 75 juta tersebut dibangun atas kesadaran dan semangat kebersamaan warga tanpa bantuan uang negara.

“Jembatan ini dibangun dengan semangat kebersamaan dan pengorbanan untuk memberikan akses bagi petani sehingga mudah dalam memproses hasil pertanian,” jelasnya.

Ditanya apakah desa menganggarkan dan membantu pembangunan jembatan, menurut Sarif sama sekali tidak ada bantuan. Seluruh pembiayaan murni amal jariahnya warga.

Di sisi lain kepala dinas PUPR kabupaten Bondowoso Karna Suswandi sangat mengapresiasi warga desa Karanganyar yang telah membantu pemerintah dalam pemenuhan infrastruktur dan patut ditiru oleh masyarakat lainnya.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi atas semangat pengorbanan warga desa Karanganyar yang telah membangun jembatan di desanya dengan swadaya, dan ini patut ditiru oleh warga yang lain,” pungkasnya. (abr)