Share

PROBOLINGGO – Pagi ini jalan menghubungkan Probolinggo tujuan Pasuruan diblokir ratusan warga Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo Propinsi Jawa Timur.

Dari pantauan awak media, demo proyek jalan tol Pasuaruan – Probolinggo warga menutup akses jalan Desa Klampok ke Desa Balong, lebih tepatnya di akses jalan raya pantura Tongas, Probolinggo.

Kepada sejumlah media, Rahman, salah satu warga setempat di lokasi demo mengatakan, jika aksi demo ini dilakukan warga menuntut agar akses jalan Desa Klampok ke Desa Balong yang tertutup proyek jalan tol Pasuruan – Probolinggo untuk di buka kembali seperti semula.

“Sebab akibat dengan tertutupnya jalan tol Paspro tersebut, kami warga dari dua Desa ini, memutar dalam melakukan aktivitasnya,” katanya tadi saat ditemui di lokasi demo.

Baca Juga : Tol Paspro Siap Digunakan Lebaran Mendatang

Rahman menambahkan, sebenarnya ada 4 (empat) titik jalan Desa di Kecamatan Tongas yang tertutup proyek jalan tol Paspro.

“Kami dari warga hanya menghendaki akses jalan Desa Klampok ke Desa Balong saja yang minta untuk dibuka kembali,” tambahnya.

Ratusan porsenil Polres Probolinggo Kota  diterjunkan  untuk antisipasi adanya tindakan anarkis dari warga yang melakukan aksi demo, agar tidak anarkis dan mengganggu aktivitas warga yang lain.

Ratusan warga Desa Klampok yang melakukan aksi demo di jalan raya pantura Tongas, setelah melakukan orasinya kemudian bergerak menuju Kantor Desa Klampok, menuntut agar Kepala Desa Klampok bisa membuka kembali akses jalan Desa Klampok ke Desa Balong yang tertutup tol Paspro dibuka kembali.

Walaupun aksi demo warga tidak anarkis, namun akibat adanya aksi demo warga tersebut, arus lalu lintas di jalan raya pantura Tongas baik dari arah Banyuwangi dan dari arah Surabaya sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang. (afu)