BONDOWOSO – Sekretaris Daerah Bondowoso Syaifullah mengimbau agar wali santri tidak masuk ke wilayah Pondok Pesantren saat mengantarkan putra-putrinya balik Pondok. Imbauan tersebut keluar setelah beberapa Ponpes di Bondowoso mulai memutuskan balikan pondok pasca hari raya idul fitri.

“Hari ini ada imbauan agar wali santri tidak mengantarkan langsung santri ke pondok. Tapi ada di luar,” terang Sekda Syaifullah usai rapat di Kantor DPRD, Rabu (3/6/2020).

Selain wali santri, pihak Ponpes tentu diharapkan tidak membolehkan wali santri masuk ke area Ponpes.

 

Baca Juga : Dinkes Minta Tambahan Anggaran Covid 6,5 M, Ketua Pansus : Wajib Petakan Prioritas

 

Sekda Syaifullah menjelaskan, anjuran tersebut untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kalangan santri. Oleh sebab itu, sebelum santri diterima oleh pihak Ponpes, terlebih dahulu area ponpes dianjurkan untuk disemprot disinfektan. Kemudian para santri diisolasi, tidak boleh keluar pondok selama 14 hari.

“Ponpes juga harus menyediakan protokol kesehatan. Menyiapkan tempat cuci tangan, pakai masker dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara juru bicara Gugus Tugas Pananganan Covid-19 Bondowoso dr. M. Imron menyebutkan, ada 210 Ponpes di Kabupaten dengan total jumlah santri mencapai 10 ribu orang lebih.

“Ada 210 Ponpes di Bondowoso,” pungkasnya. (abr)