Share

BONDOWOSO – Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat menyebut bahwa jika pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melanggar dan tak mampu penuhi pakta itegritas akan diberi punishment. Seperti dievaluasi jabatannya,

“Ya ada punishment lah, mungkin dievaluasi jabatannya. Sehingga indikatornya jelas, kita mau memindahkan pejabat tidak serta merta hanya ketidak sukaan tapi indikatornya ya pakta integritas ini,” jelas Wabup Irwan usai mengikuti Penandatangan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas di Pendopo Bupati, Rabu (30/1).

Menurutnya, pergeseran jabatan pun bisa terjadi karena pimpinan OPD tak mampu penuhi pakta integritas. Karena mungkin jika pimpinan OPD itu tidak mampu di bidang yang bersangkutan. Mungkin mampu di bidang yang lain.

“Dan ini memang bukan hanya bersifat administrasi tapi ini juga punya keterikatan apa yang mereka lakukan harus sesuai dengan visi misi yang sudah tertuanh di RPJMD,” ungkapnya.

Ia menerangkan bahwa Pakta Integritas ini merupakan komitmen untuk diri sendiri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

 

Baca Juga : Warga Sambut Bahagia Peresmian Jembatan Banyumas

 

Ada beberapa point-point sesuai dengan OPD masing-masing. Karena setiap OPD punya fungsi yang berbeda. Tentunya target dan capaian sesuai dengan yang sudah tertuang di RPJMD.

“Reward dan punishmentnya nanti kalau dia sudah kerja. Apakah dia sudah memenuhi target dan capaian  yang sudah dibuat dalam pakta integritas. Indikatornya itu,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Salwa Arifin menyebut bahwa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak melaksanakan perjanjian kinerja dan pakta integritas akan diberi sesuatu. Sayangnya, ia tak menyebut apa sesuatu yang dimaksud.

“Seandainya tidak terpenuhi, mungkin ada sesuatu yang diberikan,” ujarnya.

Namun demkkian, Ia pun mengaku yakin bahwa semua pimpinan OPD bisa melaksanakan pernjanjian yang ditanda tangani ini.

“Sekiranya tidak ada yang keberatan. Kalau ada yang keberatan mungkin bisa melaporkan kepada saya itu. Sekiranya tidak mampu melaksanakan perjanjian bisa laporkan saja ke saya. Lebih enak kan ya,” ujarnya diikuti gelak tawa hadirin yang hadir.

Ia pun mengingatkan agar seluruh Kepala OPD bahwa janji ini bukanlah hal yang sederhana. Melainkan hutang kepada Tuhan YME dan masyarakat. Oleh karenanya, seluruh pimpinan OPD  haruslah berusaha maksimal, bekerja secara optimal, dan berdoa kepada Tuhan YME.

“Bukan hanya janji tapi juga ada tanda tangan. Ada bukti nyata,” pungkasnya. (Och)