Share

BONDOWOSO – Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat meminta seluruh penerima Jalin Matra untuk melaporkan kepadanya manakala ada oknum di lingkungan pemerintah daerah dan pendamping yang meminta imbalan atas bantuan yang diserahkan. Terlebih lagi, memotong bantuan tersebut.

“Tolong kalau ada yang minta imbalan dan memotong bantuan disampaikan kepada saya. Mas Muhlis tolong ya, jangan ada dusta di antara rakyat Bondowoso,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam acara Pokmas Penyerahan Bantuan Kepala Rumah Tangga Perempuan Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan Provinsi Jatom 2018 desa Patemon, kecamatan Tlogosari, Selasa (2/10).

Hal ini karena, pihaknya secara tegas akan  menegakkan Bondowoso bebas Pungli dan jual beli jabatan sesuai dengan visi dan misi yang diusung oleh Bupati Salwa Arifin dan dirinya.

 

Baca Juga : 48 Janda di Desa Patemon dapat Bantuan Jalin Matra, Hingga Rp138 Juta

 

Ia pun mengingatkan agar ke depan setiap kepala desa juga turut membantu memasarkan setiap produk maupun usaha yang tengah dijalankan oleh para penerima bantuan jalin matra ini. Sehingga, ada dampak yang benar bisa dirasakan oleh para penerima bantuan.

“Konsep pemberdayaan bukan hanya memberikan bantuan secara formal dan hanya seremoni. Tapi diberdayakan, siapa yang memberdayakan yakni dinas, pemerintah. Bagaimana cara memberdayakan, ya dipasarkan. Para kepala desa ini harus jadi marketing,” urainya.

Untuk informasi, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyerahkan bantuan kepala rumah tangga perempuan pada puluhan janda dalam acara Pokmas Penyerahan Bantuan Kepala Rumah Tangga Perempuan Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan Provinsi Jatim 2018 di Kantor desa Patemon, kecamatan Tlogosari, Selasa (2/10).

Adapun, jumlah penerima jalin matra  untuk desa Patemon, kecamatan Tlogosari, yakni 48 KRTP (Kepala Rumah Tangga Perempuan). Setiap penerima KRTP mendapatkan bantuan berupa stimulan senilai Rp 2,5 juta, yang diwujudkan berupa peralatan usaha sesuai kebutuhan usulan penerima. Dengan jumlah penerima 48 KRTP, sehingga total bantuan khusus ke desa Patemon yakni mencapai sekitar Rp 138 juta.(och)