Share

BONDOWOSO – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten Bondowoso dalam Pibup telah usai dilaksanakan pada Rabu (4/7) di Aula Hotel Palm. Hasilnya, pasangan nomer satu mendapatkan suara yakni 228.281, sedangkan pasangan Dhafir-Dayat memperoleh suara sekitar 210.607. Adapun suara tidak sah yakni 20.155.

Usai penghitungan suara ini, masing-masing perwakilan saksi pasangan pun memberikan sambutan dan tanggapannya atas hasil penghitungan suara tingkat kabupaten.

Andiwijaya, Perwakilan Saksi pasangan Sabar, menerangkan, bahwa pihaknya menerima hasil penghitungan suara ini. Sekaligus menyampaikan terima kasihnya atas kerja keras KPU mau pun Bawaslu yang selama ini telah bersama-sama menyelenggarakan dan mengawasi jalannya Pilkada di Bondowoso, sehingga berlangsung kondusif dan aman.

“Saya apresiasi terhadap kinerja KPU dan Bawaslu yang telah bersama-sama menyelenggarakan Pilkada yang aman, damai, dan kondusif,” urainya.

Baca Juga : Sempat Diwarnai Kotak Suara Tertukar, Khofifah-Emil Kuasai Bondowoso

Senada disampaikan oleh, Perwakilan Saksi pasangan Dhafir-Dayat, Miftahul Huda, yang menerangkan, lima bulan terakhir ini semuanya disibukkan proses elektoral yang begitu ketat. Rekapitulasi hasil penghitungan ini menjadi proses terakhir dari sebuah proses panjang itu.

Oleh karena itu, pihaknya pun menyampaikan menyampaikan terima kasih pada masyarakat Bondowoso, khususnya KPU dan seluruh perangkatnya, yang telah melaksanakan proses ini secara transparan, akuntabel, dan dapat dinikmati secara baik oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Miftahul Huda juga mengatakam bahwa dirinya mewakili seluruh tim pasangan Dhafir-Dayat, yang menerima hasil ini secara legowo. Karena, demokrasi adalah pilihan dalam memilih pemimpin yang institusional dan konstitusional.

“Dan saya mendapatkan mandat dari Pak Dhafir dan Pak Dayat, bahwa kami tidak akan melakukan proses hukum, kami akan menerima sampai di sini. Dan mendukung sepenuhnya kepemimpinan Salwa-Irwan,” terangnya.

Sementara itu, Hairul Anam, Ketua Komisioner KPU, mengatakan, untuk proses Pilbup telah rampung pada rekap hasil penghitungan suara ini. Namun demikian, pihaknya masih akan memberikan waktu selama tiga hari. Manakala

“Kami kalau sesuai prosedur, kami masih akan tetap menunggu hasil surat keterangan dari MK. Apakah di MK ada register pengajuan perkara atau tidak,  Kalau surat kita dapatkan paming tidak maksimal tiga hari dari penetapan dari MK itu baru kami akan melakukan penetapan terhadap calon terpilih,” pungkasnya. (Och)