BONDOWOSO – Universitas Jember resmi membuka cabang kampus di Bondowoso. Bahkan, mulai Selasa (15/8) telah dimulai kegiatan perkuliahan dengan aktivitas pelantikan mahasiswa baru dan pembukaan pengenalan kehidupan kampus (PK2) Unej Kampus Bondowoso di Gedung EDC kepada 243 mahasiswa baru yang lolos SBMPTBR (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi se-Besuki Raya).

Menurut, Rektor Unej Muhammad Hasan, dari total maba yang diterima ini, 71 di antaranya merupakan putra daerah yang juga lolos SBMPTBR. Sementara terkait fakultas yang ada di Unej Kampus Bondowoso, Ia menjelaskan, terdapat enam prodi dari tiga fakultas, yakni Fakultas Pertanian dengan dua prodi, pertanian perkebunan, dan agrobisnis. Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan dengan prodi PGSD dan pendidikan matematika. Selain itu juga fakultas Ekonomi dan bisnis dengan prodi Ekonomi syariah dan akuntansi. Dipilihnya prodi ini dengan berbagai pertimbangan yang telah dikomunikasikan dengan pemerintah daerah.

“Dipilih prodi yang tidak ada di Bondowoso, pastinya disesuaikan dengan visi dan misi Bupati. Termasuk, tujuannya mengangkat Bondowoso dari daerah tertinggal,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa tahun depan rencananya akan dibuka prodi baru yakni Ilmu Gizi dan Peternakan.

Sementara itu, Bupati Amin Said Husni menjelaskan, keberadaan Unej kampus Bondowoso akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Bondowoso.

 

Baca Juga : Bupati Beri Kuliah Umum 4 Pilar di Hadapan Mahasiswa

 

“Selain akses terhadap perguruan tinggi yang semakin mudah, cepat, atau bahkan semakin murah, itu sekaligus juga berikan Multiplier effect, akan banyak perkembangan sosial budaya maupun ekonomi bagi masyarakat Bondowoso,” jelasnya.

Menurut Bupati Amin, pemerintah daerah juga telah memberikan beasiswa afirmasi dan kompetitif bagi mahasiswa baru Universitas Jember. “Beasiswa sifatnya, support, subsidi.”

Tampak hadir dalam pelantikan mahasiswa baru dan pembukaan pengenalan kehidupan kampus (PK2) Unej Kampus Bondowoso di Gedung EDC yakni Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Tarmuji, Kepala Dinas Pendidikan Endang Hardiyanti. (och)