Share

BONDOWOSO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang melakukan uji coba kualitas AMP (Asphalt Mixing Plan) di desa Kejawan, kecamatan Grujugan, Kamis (26/4). Trial AMP ini dilakukan untuk mengukur standart kualitas AMP yang dinginkan oleh pemerintah daerah dalam kegiatan tahun 2018.

Karna Suswandi, Plt Sekertaris Daerah Bondowoso yang juga Kepala Dinas PUPR, mengatakan AMP untuk tahun 2018 tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana AMP-nya lebih halus dari tahun kemarin. Alasannya, kandungan aspalnya yakni tujuh persen, sementara tahun lalu 6,5 persen.

“Kandungan aspal yang kita inginkan tahun 2018 ini adalah tujuh persen, dengan harapan kualitas jalan ke depan akan semakin baik,” ujarnya.

Menurut Karna, dipilihnya kawasan desa Kejawan sebagai lokasi uji coba AMP, karena jalan tersebut mengalami kerusakan parah. Sehingga, dengan menjadi lokasi uji coba, maka juga bisa membantu pemerintah daerah, yang tanpa menggunakan anggaran tapi bisa memperbaiki jalan.

“Atas sumbangsih para pengusaha AMP yang ikut berkontribusi di Kabupaten Bondowoso,” jelasnya.

Baca Juga : Jalan Wali, Upaya Bondowoso Jaga Umur Ekonomis Jalan

Uji coba AMP ini dilakukan oleh PT, Bumi Karya Utama terhadap 300 meter jalan. Dari uji coba ini, maka pemerintah daerah bisa menghemat hingga Rp 500 juta.

“Total yang akan di trial oleh PT. Bumi Karya Utama itu sepanjang 300 meter, dan yang kita lakukan saat ini masih 75 meter, jadi masih ada sisa 225 meter. Dan itu akan spot-spot di daerah sepanjang yang rusak ini sampai dengan jalan yang ada desa Grujugan Kidul ini. Semuanya  di wilayah kecamatan Grujugan,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat di desa Kejawan untuk ikut memelihara dan berkontribusi dengan menjaga jalan. Sehingga, umur ekonomis jalan bisa terjaga.

“Kalau ada air yang menggenangi jalan, itu dicarikan jalan yak apa caranya air itu tidak menggenangi jalan,” pungkasnya.(och)