Share

BONDOWOSO – Uji coba pengaspalan yang dilakukan oleh PT. Anugerah Cakra Buana Jaya Lestari di ruas jalan sepanjang jembatan Ki-Ronggo sepanjang 160 meter berjenis HRS berhasil memangkas anggaran pemkab Bondowoso sebesar Rp 210 juta. Pelaksanaan uji coba perusahaan asal Besuki itu secara langsung diawasi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso Karna Suswandi, Senin (20/11).

Karna mengungkapkan bahwa sudah menjadi kewajiban bagi setiap perusahaan baru yang hendak masuk ke Bondowoso untuk melakukan ujicoba. Upaya itu dilakakukan sebagai tolak ukur kelayakan varian kualitas aspal demi keamanan dan kenyamanan berkendara bagi masyarakat sesuai dengan permintaan Dinas PUPR.

 

Baca Juga : Penuh Prestasi dan Penghargaan, Dinas PUPR Bondowoso Menjadi Rujukan Belajar Irigasi

 

“Setiap pengusaha yang masuk di kabupaten Bondowoso kita lanjutkan untuk melakukan trial dulu sehingga kita dapat mengetahui kualitas AMP dari berbagai jenis AC, HRS maupun sensinya kita uji kelayakannya. Apakah cocok dengan kualitas yang kita minta atau tidak. Kalau cocok kita perkenankan masuk,” ujarnya.

Tak hanya di jembatan Ki Ronggo, Dinas PUPR juga mengalokasikan titik uji coba pengaspalan itu di jalan panjaitan yang kondisinya mulai retak dengan jenis AC, yang jika dianggarkan mencapai Rp 270 juta. Kemudian senilai Rp 125 juta berjenis ATB di area stadion Magenda. Sehingga uji coba tersebut berhasil memangkas anggaran pemerintah senilai Rp 600 juta lebih.

“Kita coba di tiga titik dengan tiga jenis. Yang pertama kita coba di jembatan Ki Ronggo ini dengan jenis HRS, kalau dianggarkan akan menghabiskan anggaran senilai Rp 210 juta, di titik kedua diletakkan di stadion Magenda dengan ATB kemudian ditumpangi dengan Sensif. Anggarannya Rp 125 juta. Ketiga di jalan Panjaitan dengan AC karena jalannya sudah retak. Jika dianggarkan mencapai Rp 275 juta. Total semuanya uji coba ini akan menghemat anggaran pemerintah senilai Rp 600 juta,” papar Karna Suswandi. (abr)