Share


BONDOWOSO – Bupati dan Wakil Bupati terpilih yakni, Salwa arifin dan Irwan Bachtiar telah mengikuti Rapat paripurna Istimewa penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang diselenggarakan oleh DPRD, Senin (30/7). Selanjutnya, hasil penetapan ini akan disampaikan ke Kemendagri melalui Gubernur Jatim untuk mendapatkan jadwal pelantikan.

Salwa Arifin kepada awak media menerangkan bahwa setelah dirinya bersama Irwan Bachtiar dilantik, rencana kerja awal yang akan dilakukan yakni melaksanakan rekonsiliasasi dan mempersatukan masyarakat. Sekaligus, melakukan konsolidasi di internal pemerintahan untuk menghilangkan sekat-sekat dan menyamakan persepsi mengenai visi misi dari pasangan SABAR.

“Tentunya kedepan semuanya harus jadi guyub dan bersatu kembali,”urainya saat konfrensi pers di Gedung DPRD, Senin (30/5).

Lebih jauh Ia menerangkan bahwa rencana konsolidasidi internal pemerintah ini akan dilakukan dengan memberi arahan bahwa selesainya Pilkada, permasalahan diselesaikan bersama-sama untuk membangun Bondowoso lebih baik kedepan.

Sementara saat ditanya tentang, kabar sejumlah kepala SKPD yang akan mundur karena sebelumnya tak mendukung paslon Sabar, Salwa yang di dampingi Irwan, menjawab bahwa masih belum mendengar kabar tersebut. Hanya saja, Ia mengaku maklum bahwa jika mereka tidak sejalan dengan pasangan yang dijuluki SABAR (Salwa-Irwan) ini karena disebabkan oleh beberapa faktor.

“Mungkin faktor dari atasan,mungkin faktor dari lingkungan. Sehingga kami melihat mana mereka yang betul berangkat dari diri sendiri dan tidak mendukung SABAR, itu lain dengan yang tekanan dari atasan,”tambahnya.
Adapun, terkait dengan upaya menekan angka kemiskinan di kabupaten yang dikenal dengan Bondowoso Republik Kopi ini, Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, saat ini Bondowoso memang masih masuk dalam kabupaten miskin dan tertinggal. Indikator yang pertama adalah mengenai infrastruktur, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan Kesehatan.

“Ini yang nanti akan menjadi sektor garapan kamai. Sehingga, kami punya target dalam kurun waktu dua tahun Bondowoso harus sudah lepas dari Kabupaten tertinggal dan termiskin dengan mengdepankan skla prioritas sesuai dengan apa yang menjadi suatu permasalahn di Bondowoso,”pungkasnya.(och)