Share

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin memberikan penghargaan kepada anggotanya atas keberhasilannya mengungkap dan menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 9 kilogram beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut diberikan kepada tujuh anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba).

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, penghargaan yang diberikan untuk meningkatkan kinerja dan menjadi motivasi bagi anggota lainnya, agar lebih semangat dalam mengungkap kejahatan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

”Dengan tindakan tegas polisi, bandar narkoba masuk ke Jawa Timur akan takut. Upaya pencegahan akan kita lakukan terus dan bagi anggota yang berprestasi kita kasih penghargaan,” katanya di Mapolda Jawa Timur, tadi siang.

Dari pantauan di lapangan, selain pemberian penghargaan bagi anggota yang berprestasi, Kapolda Jatim juga memberikan punishman bagi anggota Polri yang melanggar kode etik Polri.

 

Baca Juga : Puluhan Wartawan Mulutnya Diplester Lakban

 

Pemberian reward dan punishman pada anggota Polri di lingkungan Polda Jatim, ditambahkannya sudah menjadi program Polda Jatim. Diharapkan kedepan tidak terjadi lagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Yang berprestasi kita kasih penghargaan, sedangkan yang buruk juga kita kasih punishman. Jadilah polisi seperti ikan laut, walaupun hidup di laut yang airnya asin namun tidak terasa asin kalau tidak dibelah dan digarami,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, ada tujuh anggota polisi yang mendapatkan penghargaan, antara lain Dirreskoba Polda Jatim Kombespol Gagas Nugraha, Wadirreskoba AKBP Teddy Suhendyawan, Kasubdit I Reskoba AKBP Wid Hardono, dan empat anggotanya Bripka Totok Siswanto, Briptu Ferry Indriawan, Bripda Slamet  Sugiharto dan Bripda Wahyu Wisesa Y Saputra.Sedangkan anggota Polri yang mendapatkan punishman sebanyak 309 anggota.Kebanyakan pelanggaran disiplin anggota termasuk didalamnya anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. (sga)