Share

SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengapresiasi kinerja ratusan prajurit TNI yang telah sukses melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 di Dusun Polay, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Bung Karna ini saat menghadiri acara upacara penutupan TMMD ke 120 di Lapangan Alun-Alun Situbondo, Jumat, 7 Juni 2024.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada prajurit-prajutit TNI-Polri yang telah mensukseskan program TMMD ke 120,” ujarnya.

Bung Karna menjelaskan, TMMD ke 120 kali ini membangun 10 rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat serta pembangunan sumur bor. “Alhamdulillah kegiatan TMMD ini manfaatnya sangat dirasakan mana oleh masyarakat di Dusun Polay, Desa Jatisari,” bebernya.

Orang nomor satu di Kota Santri Pancasila ini menyampaikan, program TMMD juga sangat bermanfaat kepada Pemkab Situbondo. Sebab, anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah lebih efektif lantaran pekerjaan program TMMD menggunakan tenaga prajurit TNI dan warga.

Baca Juga : DLH Situbondo Gelar Konsultasi Publik KLHS RPJMD

“Di samping kegiatan ini sangat bermanfaat, alokasi dananya juga sangat efisiensi. Karena berbagai kegiatan TMMD ini dilaksanakan oleh TNI dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut dia, Pemkab Situbondo berencana akan mengajukan lagi program TMMD di tahun 2025 ke Kodam V Brawijaya. “Semoga disetujui oleh Bapak Pangdam kaitannya dengan pembukaan akses jalan di dusun-dusun yang masih terisolasi. Kami akan persiapkan sedini mungkin untuk pengajuannya ini,” imbuh Bupati Situbondo.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0823 Situbondo, Letkol Inf Alexander A.B mengatakan, pembangunan 10 RTLH dan pengeboran sumur bor selesai dilakukan. Untuk sumur bor sendiri mampu menyuplai air bersih untuk 150 KK.

“Terlebih selama ini masyarakat di Dusun Polai kerap kali kekurangan air bersih. Sehingga ini sumur bor ini menjadi solusi yang tepat,”terangnya.

Alexander mengungkapkan, di TMMD ke 120 ini menerjunkan 350 personil TNI AD, AL dan AU. Selain itu ada pula perbantuan anggota dari Polri, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). (Ozi)