SURABAYA Polsek Tegalsari, Surabaya telah membentuk sebuah tim untuk menangani dengan cepat ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan tindakan kriminalitas lainnya.

Kapolsek Tegalsari Kompol Noerijanto mengatakan Guna menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat dari aksi tindak kejahatan kriminalitas dan mencegah peredaran narkotika yang semakin menjamur. Polsek Tegalsari Surabaya telah membentuk Tim Taring sebagai wujud melaksanakan program dari Kapolrestabes Surabaya.

“Tim Taring ini adalah untuk mencegah gangguan keamanan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tegalsari. Tim ini adalah tim tindak tegas dan reaksi cepat yang kita bentuk untuk mengantisipasi segala ancaman yang ada. Baik gangguan kriminalitas maupun gangguan lainnya,” katanya.

Tim Taring diungkapkannya sebuah tim yang terbentuk dari beberapa petugas dari Unit yang berbeda yang ada di polsek Tegalsari diantaranya, Unit Reskrim Anti Bandit, Unit Shabara, Unit Lantas, dan Unit Intelkam.

“Untuk melaksanakan kegiatannya, Tim Taring Polsek Tegalsari, tidak memiliki jam dan tempat yang pasti. Hal ini dikarenakan untuk merahasiakan agar tidak bocor ketika melaksanakan kegiatan,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Razia Lapas, Temukan Dua Warga Binaan Pengguna Sabu

 

Sementara itu, Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin, SH memastikan akan meningkatkan upaya preventif untuk mencegah segala bentuk kejahatan diwilayahnya.

“Pada dasarnya, kita sudah melakukan patroli-patroli preventif. Termasuk untuk mengantisipasi kejahatan C3 (Curat, Curas dan Curanmor), begal aksi premanisme dan lain-lain,” ujar perwira asal Tuban ini.

Tim Taring Polsek Tegalsari, ditegaskannya sebagai peringatan agar para pelaku kejahatan kriminalitas jalanan yang mau beraksi di wilayah hukum Polsek Tegalsari akan berfikir 1000 kali untuk melancarkan aksinya.

“Diharapkan dengan terbentuknya tim taring ini dapat melakukan tindakan tegas namun humanis sesuai dengan prosedur yang ada. Selain street crime, juga untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas agar masyarakat bisa dengan tenang, utamanya pada malam hari,” pungkas pria yang mengkomandoi tim taring ini.

Sekedar diketahui, giat Tim Taring dalam 2 minggu telah menggelar razia berhasil menyelesaikan 1 kasus pencurian hp, 2 kasus pengedar sabu,1 kasus pengguna Sabu-sabu,mengamankan 2 pemabuk kemudian langsung di Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Unit Sabhara, serta 28 pelanggaran bermotor dan langsung tindak tilang STNK dan SIM ditindak Unit Lantas. (sga)